Fakta Pengeroyokan Saat Acara Midodareni di Solo yang Disebut Coreng Kebhinnekaan

Kompas.com - 12/08/2020, 13:15 WIB
Ilustrasi PIXABAY.comIlustrasi

 

Dipukul bertubi-tubi

Massa saat itu bertahan di luar kediaman korban.

Para peserta doa bersama kemudian bersedia meninggalkan lokasi acara.

Namun secara tak terduga, massa nekat merangsek dan mengeroyok tiga orang korban dan merusak sejumlah mobil.

Tiga orang korban saat itu mengendarai sepeda motor, yakni Hussein Abdullah dan Habib Umar Assegaf yang memboncengkan anaknya.

Perwakilan keluarga, Memed, mengatakan Hussein dipukul secara berubi-tubi hingga terjatuh, bahkan sempat dihantam batu.

"Umar dan putranya juga menghadapi pukulan dan tendangan mencoba agak melajukan kendaraan," tutur Memed.

"Posisi Umar terjepit motor yang jatuh kemudian Pak Umar teriak kaki saya patah," imbuhnya.

Tiga menit kemudian, massa membubarkan diri. Sementara para korban dilarikan ke rumah sakit.

Baca juga: Kronologi Pembubaran Midodareni di Solo, Keluarga Diserang dan Kaca Mobil Dipecah

Satu per satu pelaku ditangkap

Ilustrasi borgol.SHUTTERSTOCK Ilustrasi borgol.
Senin (10/8/2020), polisi merilis dua orang terduga pelaku pengeroyokan dan perusakan itu.

Polisi terus berupaya menangkap para pelaku. Hasilnya, total lima orang ditangkap oleh kepolisian pada Selasa.

"Para pelaku sudah kita amankan lima orang. Lima orang inisialnya adalah BD, MM, MS, ML dan RM. Dari para pelaku sudah kita tingkatkan menjadi tersangka empat dan orang yang satu orang masih kita dalami," kata Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi, dalam konferensi pers di Solo, Jawa Tengah, Selasa (11/8/2020).

"Para pelaku ini akan kita diancam Pasal 160, 335 dan 170 tentang tindak pidana yang dilakukan," sambungnya.

Baca juga: Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terima Diberitakan Negatif, Seorang Kontraktor Aniaya Wartawan hingga Babak Belur

Tak Terima Diberitakan Negatif, Seorang Kontraktor Aniaya Wartawan hingga Babak Belur

Regional
Saat Kepala Puskesmas Bone Fobia Jarum Suntik, Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Sampai Harus Dipegangi

Saat Kepala Puskesmas Bone Fobia Jarum Suntik, Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Sampai Harus Dipegangi

Regional
Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Regional
Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Regional
Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi, Tak Nafkahi dan Tinggalkan Istri yang Hamil Tua hingga Melahirkan

Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi, Tak Nafkahi dan Tinggalkan Istri yang Hamil Tua hingga Melahirkan

Regional
Tak Boleh Jemput Ibunya, Seorang Anak Dianiaya Ayah dengan Sapu, Ini Ceritanya

Tak Boleh Jemput Ibunya, Seorang Anak Dianiaya Ayah dengan Sapu, Ini Ceritanya

Regional
Aniaya Wartawan karena Menulis tentang Gedung Puskesmas, Kontraktor Ditahan Polisi

Aniaya Wartawan karena Menulis tentang Gedung Puskesmas, Kontraktor Ditahan Polisi

Regional
Cerita 2 ABG Kembalikan Minuman Hasil Jarahan dari Truk yang Terguling di Tawangmangu: Bukan Hak Saya

Cerita 2 ABG Kembalikan Minuman Hasil Jarahan dari Truk yang Terguling di Tawangmangu: Bukan Hak Saya

Regional
Seorang Dokter Tewas Setelah Sehari Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Seorang Dokter Tewas Setelah Sehari Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Ini Kata Ahli Forensik soal Dokter Palembang Ditemukan Tewas Sehari Usai Divaksin Covid-19

Ini Kata Ahli Forensik soal Dokter Palembang Ditemukan Tewas Sehari Usai Divaksin Covid-19

Regional
Video Viral Wanita Berambut Pirang Marahi Anggota TNI Saat Razia Masker

Video Viral Wanita Berambut Pirang Marahi Anggota TNI Saat Razia Masker

Regional
Dikira Berkenalan dengan Artis Korea, 8 Perempuan Kena Peras Pria Ini

Dikira Berkenalan dengan Artis Korea, 8 Perempuan Kena Peras Pria Ini

Regional
Fakta Unila Batal Terjunkan 4.317 Mahasiswa KKN, Didesak Warganet hingga Konsultasi ke Kemdikbud

Fakta Unila Batal Terjunkan 4.317 Mahasiswa KKN, Didesak Warganet hingga Konsultasi ke Kemdikbud

Regional
Cerita di Balik Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Paman Mengaku Iseng agar Ponakannya Tak Menangis

Cerita di Balik Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Paman Mengaku Iseng agar Ponakannya Tak Menangis

Regional
Bertengkar dengan Pelaku di Depan Ibunya, Terbongkar Siswi Ini Diperkosa Saat Cari Sinyal

Bertengkar dengan Pelaku di Depan Ibunya, Terbongkar Siswi Ini Diperkosa Saat Cari Sinyal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X