"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Kompas.com - 12/08/2020, 06:41 WIB
Alenda Primavea Dewi (11) di rumah kontrakan orang tuanya di Kelurahan Bangkle, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. DOKUMEN KELUARGA VEAAlenda Primavea Dewi (11) di rumah kontrakan orang tuanya di Kelurahan Bangkle, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

KOMPAS.com- Alenda Primavea Devi (11), seorang gadis penyandang disabilitas di Blora, Jawa Tengah menunjukkan sepucuk surat yang ditujukan bagi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Bukan surat biasa, di kertas tersebut gadis yang akrab disapa Vea itu menumpahkan harapan dan impiannya.

Vea ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar (SD). Ironisnya, banyak sekolah reguler menolaknya.

"Pak Ganjar, saya ingin kaki saya sembuh. Saya ingin sekolah," tulis Vea.

Baca juga: Ditolak Masuk SD, Bocah Disabilitas Ini Tulis Surat Menyentuh untuk Ganjar

Mengalami kelainan tulang kaki

Ilustrasi kaki anakShutterstock Ilustrasi kaki anak
Ibunda Vea, Adin Puji Utami menceritakan, putrinya lahir prematur ketika usia kandungannya enam bulan dua minggu.

Saat lahir, dokter telah mengingatkan risiko anak yang terlahir prematur adalah mengalami gangguan fisik atau mental.

"Sejak bayi Vea sakit-sakitan. Dan dokter sudah memperingatkan jika anak prematur akan alami gangguan fisik atau mental," kata Adin.

Benar saja, Vea ternyata mengalami kelainan tulang kaki. Jangankan untuk berjalan, ketika itu berdiri saja Vea tidak mampu.

Vea pun baru bisa mengangkat punggung dan duduk di usia delapan tahun.

Namun, untuk melakukan pengobatan rutin demi menyembuhkan putrinya, orangtua Vea terbentur biaya. Ayah Vea, Gimin bekerja sebagai buruh bangunan dengan penghasilan tak seberapa.

Baca juga: Bocah Disabilitas Ditolak Masuk SD, Ganjar Angkat Bicara

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Warga Masak Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur

Cerita Warga Masak Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur

Regional
Sebulan Dirawat, Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Ambon Meninggal

Sebulan Dirawat, Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Ambon Meninggal

Regional
Setelah Klaster Keluarga, Penularan Covid-19 Merambah ke Klaster Perkantoran

Setelah Klaster Keluarga, Penularan Covid-19 Merambah ke Klaster Perkantoran

Regional
Kontak dengan Menteri Agama, Sekda dan Gubernur NTB Negatif Covid-19

Kontak dengan Menteri Agama, Sekda dan Gubernur NTB Negatif Covid-19

Regional
Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

Regional
Mahasiswa UGM Tenggelam Saat Penelitian di Sungai Oya Bantul

Mahasiswa UGM Tenggelam Saat Penelitian di Sungai Oya Bantul

Regional
Umbi Lengkir, Sejenis Porang, Komoditas Ekspor yang Belum Tergarap di Bangka Belitung

Umbi Lengkir, Sejenis Porang, Komoditas Ekspor yang Belum Tergarap di Bangka Belitung

Regional
Wali Kota Probolinggo: Kasus Covid-19 Tiap Hari Bertambah, Ada dari Klaster Pabrik

Wali Kota Probolinggo: Kasus Covid-19 Tiap Hari Bertambah, Ada dari Klaster Pabrik

Regional
Oknum Polisi yang Kedapatan Simpan Sabu Ternyata DPO Kasus Narkoba

Oknum Polisi yang Kedapatan Simpan Sabu Ternyata DPO Kasus Narkoba

Regional
Sebelum Tabrak Bripka Christin, Wabup Yalimo Minum 4 Botol Vodka di Depan Kantor Gubernur

Sebelum Tabrak Bripka Christin, Wabup Yalimo Minum 4 Botol Vodka di Depan Kantor Gubernur

Regional
Polisi Masih Buru 5 Otak Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Polisi Masih Buru 5 Otak Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
Ada Isu Penundaan Pilkada, KPU Pastikan Tahapan 4 Pilkada di Banten Tetap Berjalan

Ada Isu Penundaan Pilkada, KPU Pastikan Tahapan 4 Pilkada di Banten Tetap Berjalan

Regional
Saat Ganjar Semringah Temukan Kerajinan Berbentuk Logo MU dari Limbah Kayu

Saat Ganjar Semringah Temukan Kerajinan Berbentuk Logo MU dari Limbah Kayu

Regional
Pendeta HL di Surabaya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Ajukan Banding

Pendeta HL di Surabaya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Ajukan Banding

Regional
Mayat Bertato Putri Bali Gegerkan Warga di Pantai Pelisan

Mayat Bertato Putri Bali Gegerkan Warga di Pantai Pelisan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X