Siswa SMP di Kota Semarang Bakal Dapat Kuota Internet Gratis untuk Belajar Daring

Kompas.com - 11/08/2020, 22:21 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat konferensi pers di kantor Dinas Kesehatan Kota Semarang, Minggu (5/7/2020). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAWali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat konferensi pers di kantor Dinas Kesehatan Kota Semarang, Minggu (5/7/2020).

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 37.000 siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Semarang bakal mendapat pemberian kuota internet gratis untuk pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengatasi kendala yang dialami sebagian besar orangtua dan tenaga pendidik dalam proses pembelajaran secara daring.

“Mulai hari ini Disdik Kota sudah mampu memberikan paling tidak ada 37.000 kuota internet gratis untuk siswa SMP di Kota Semarang," jelas Wali Kota yang akrab disapa Hendi, Selasa (11/8/2020).

Baca juga: Kalau Pakai HT, Orangtua Siswa Tidak Perlu Membeli Kuota Internet

Pemerintah Kota Semarang bekerja sama dengan perusahaan provider untuk memberi akses kuota bagi siswa yang ditanggung oleh Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Telkomsel sudah MoU dengan Dinas Pendidikan, yang biasanya jual kuota seharga Rp9.000 per-giga byte, dijual ke Disdik seharga 3.300 per-giga byte menggunakan dana BOS," katanya.

Untuk itu Hendi pun berharap dengan adanya kuota internet gratis ini dapat mengurangi masalah sekolah online selama masa pandemi ini.

“Ada beberapa sekolah yang punya BOS kinerja dibelikan handphone dan dipinjamkan ke siswa. Kita terus dorong bahwa orangtua juga rata-rata punya handphone bisa dipinjamkan ke anaknya. Kalau orangtua enggak punya kepala sekolah berkewajiban menghadirkan guru ke rumah mereka. Kalau enggak punya apapun siswa juga dapat haknya atas pendidikan," ucapnya.

Baca juga: Sultan HB X soal Sekolah Dibuka Kembali: Belakangan Saja

Kuota internet gratis ini diberikan sebesar 4 GB per siswa setiap bulannya baik untuk SMP negeri dan swasta.

“Nanti untuk siswa SMP swasta juga sama. Tapi sebagian besar belum. Mereka kan punya yayasan, mungkin sedang berunding dengan pimpinannya untuk mengalokasikan dana BOS-nya. Semua sekolah negeri sudah oke. Targetnya minggu depan untuk SD," katanya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klaster Baru Penularan Corona di Kota Kupang Muncul dari Karyawan Bank

Klaster Baru Penularan Corona di Kota Kupang Muncul dari Karyawan Bank

Regional
Dipecat PDI-P, Anak Bupati Semarang: Saya Manut Bapak

Dipecat PDI-P, Anak Bupati Semarang: Saya Manut Bapak

Regional
10 Orang di Sekretariat DPRD Maluku Positif Corona

10 Orang di Sekretariat DPRD Maluku Positif Corona

Regional
Pegawai Bappeda Meninggal karena Covid-19, Gedung Pemkab Bojonegoro Disterilkan

Pegawai Bappeda Meninggal karena Covid-19, Gedung Pemkab Bojonegoro Disterilkan

Regional
Bawaslu Jateng Bentuk 44.077 Pengawas TPS Pilkada 2020

Bawaslu Jateng Bentuk 44.077 Pengawas TPS Pilkada 2020

Regional
Kesadaran Masyarakat Rendah, Bupati Tuban Perpanjang Pemberlakuan Jam Malam

Kesadaran Masyarakat Rendah, Bupati Tuban Perpanjang Pemberlakuan Jam Malam

Regional
Positif Covid-19, Tenaga Medis RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Meninggal

Positif Covid-19, Tenaga Medis RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Meninggal

Regional
Ganjar Usul Peserta Pilkada 2020 Berkampanye Lewat Media Massa

Ganjar Usul Peserta Pilkada 2020 Berkampanye Lewat Media Massa

Regional
Hujan dari Sore hingga Malam, 5 Kecamatan di Padang Dilanda Banjir

Hujan dari Sore hingga Malam, 5 Kecamatan di Padang Dilanda Banjir

Regional
Kereta Api Serayu Pagi Anjlok di Ciamis, Penumpang Dievakuasi

Kereta Api Serayu Pagi Anjlok di Ciamis, Penumpang Dievakuasi

Regional
'Saya Tak Kuat Lagi Jadi Bawahan Kapolres Blitar, Saya Mengajukan Pensiun Dini...'

"Saya Tak Kuat Lagi Jadi Bawahan Kapolres Blitar, Saya Mengajukan Pensiun Dini..."

Regional
Jokowi: Labuan Bajo Harus Betul-betul Menjadi Kawasan Premium

Jokowi: Labuan Bajo Harus Betul-betul Menjadi Kawasan Premium

Regional
Geledah Rumah di Kudus, Densus 88 Amankan Buku hingga Laptop

Geledah Rumah di Kudus, Densus 88 Amankan Buku hingga Laptop

Regional
Lihat Istri Tewas Terlilit Tali Sapi yang Digembalakannya, Suami Pingsan

Lihat Istri Tewas Terlilit Tali Sapi yang Digembalakannya, Suami Pingsan

Regional
Seorang Pegawai BPN NTT Meninggal karena Corona, 10 Orang Keluarga dan Teman Positif Covid-19

Seorang Pegawai BPN NTT Meninggal karena Corona, 10 Orang Keluarga dan Teman Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X