Lutung Jawa Ditemukan Tergantung, BBKSDA Jatim Selidiki Dugaan Perburuan Liar

Kompas.com - 11/08/2020, 22:00 WIB
Kepala Seksi Konservasi Wilayah VI Probolinggo BBKSDA Jawa Timur Mamat Ruhimat (kiri) dan Ketua ProFauna Indonesia Rosek Nursahid saat menunjukkan sisa tangan lutung jawa korban perburuan liar di Kantor ProFauna Indonesia, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Selasa (11/8/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKKepala Seksi Konservasi Wilayah VI Probolinggo BBKSDA Jawa Timur Mamat Ruhimat (kiri) dan Ketua ProFauna Indonesia Rosek Nursahid saat menunjukkan sisa tangan lutung jawa korban perburuan liar di Kantor ProFauna Indonesia, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Selasa (11/8/2020).

MALANG, KOMPAS.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur menyelidiki dugaan perburuan liar di hutan kawasan Dau, Kabupaten Malang.

Penyelidikan dilakukan setelah penemuan bangkai lutung jawa yang tergantung di pohon.

Baca juga: Warga Tak Pinjamkan Cangkul, Petugas Kuburkan Jenazah Covid-19 Pakai Tangan

 

"Hari ini kita menindaklanjuti adanya perburuan satwa liar di mana salah satunya diketahui jenis lutung," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah VI Probolinggo BBKSDA Jawa Timur Mamat Ruhimat di Kantor ProFauna Indonesia, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Selasa (11/8/2020).

Mamat bersama petugas Perhutani Malang dan tim dari ProFauna Indonesia telah mendatangi lokasi penemuan bangkai lutung jawa itu.

Di lokasi, mereka menemukan dua tangan lutung jawa. Sementara kepala dan kulit tubuh lutung jawa yang tergantung di pohon sudah tak ada.

"Tadi kami bersama tim ke lokasi. Kebetulan ditemukan hanya bagian tangan. Namun demikian ini salah satu langkah kami untuk mengungkap perburuan liar," jelasnya.

Mamat memperkirakan, seekor primata dengan nama latin Trachypithecus auratus itu ditangkap dengan cara ditembak.

Mamat menduga, pelaku mengetahui upaya penyelidikan ini. Sehingga mereka kembali mendatangi lokasi dan berusaha menghilangkan jejak dengan cara membuang bangkai lutung yang digantung.

"Pelaku memantau (informasi). Sehingga berusaha menghilangkan jejak. Kepala sudah tidak ada. Yang ada hanya tangannya," jelasnya.

Kepala Resort Kepangkuan Hutan Oro-oro Ombo Kota Batu Perhutani Malang, Hadi Mutofa mengatakan, bangkai lutung jawa itu ditemukan di petak 212. Hutan itu berstatus hutan lindung seluas 1.116,6 hektar.

"Petak 212 ini kelas hutan lindung. Terdapat jalur pendakian menuju Gunung Butak," katanya.

Jarak lokasi ditemukannya bangkai lutung jawa bekas perburuan liar itu sejauh tujuh kilometer dari perumahan penduduk.

Baca juga: Seekor Lutung Jawa Ditemukan Mati Tergantung, Tersisa Kulit dan Kepala

Sebelumnya diberitakan, ProFauna Indonesia, lembaga non-pemerintah yang fokus pada perlindungan satwa dan hutan mendapat laporan tentang perburuan liar di hutan kawasan Dau, Kabupaten Malang pada Senin (10/8/2020).

Barang bukti yang didapat ProFauna berupa foto lutung jawa yang tergantung di pohon. Saat itu, lutung jawa diduga korban perburuan liar itu tersisa kulit dan kepala.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

Regional
Mahasiswa UGM Tenggelam Saat Penelitian di Sungai Oya Bantul

Mahasiswa UGM Tenggelam Saat Penelitian di Sungai Oya Bantul

Regional
Umbi Lengkir, Sejenis Porang, Komoditas Ekspor yang Belum Tergarap di Bangka Belitung

Umbi Lengkir, Sejenis Porang, Komoditas Ekspor yang Belum Tergarap di Bangka Belitung

Regional
Wali Kota Probolinggo: Kasus Covid-19 Tiap Hari Bertambah, Ada dari Klaster Pabrik

Wali Kota Probolinggo: Kasus Covid-19 Tiap Hari Bertambah, Ada dari Klaster Pabrik

Regional
Oknum Polisi yang Kedapatan Simpan Sabu Ternyata DPO Kasus Narkoba

Oknum Polisi yang Kedapatan Simpan Sabu Ternyata DPO Kasus Narkoba

Regional
Sebelum Tabrak Bripka Christin, Wabup Yalimo Minum 4 Botol Vodka di Depan Kantor Gubernur

Sebelum Tabrak Bripka Christin, Wabup Yalimo Minum 4 Botol Vodka di Depan Kantor Gubernur

Regional
Polisi Masih Buru 5 Otak Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Polisi Masih Buru 5 Otak Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
KPU Pastikan Tahapan Empat Pilkada di Banten Tetap Berjalan

KPU Pastikan Tahapan Empat Pilkada di Banten Tetap Berjalan

Regional
Saat Ganjar Semringah Temukan Kerajinan Berbentuk Logo MU dari Limbah Kayu

Saat Ganjar Semringah Temukan Kerajinan Berbentuk Logo MU dari Limbah Kayu

Regional
Pendeta HL di Surabaya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Ajukan Banding

Pendeta HL di Surabaya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Ajukan Banding

Regional
Mayat Bertato Putri Bali Gegerkan Warga di Pantai Pelisan

Mayat Bertato Putri Bali Gegerkan Warga di Pantai Pelisan

Regional
12 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga di Makassar Terancam Sanksi Berat

12 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga di Makassar Terancam Sanksi Berat

Regional
Kabar Terbaru Kasus Kecelakaan Bus Sriwijaya yang Tewaskan 35 Orang

Kabar Terbaru Kasus Kecelakaan Bus Sriwijaya yang Tewaskan 35 Orang

Regional
Video Viral Kawasan Pelabuhan Benoa Penuh Sampah

Video Viral Kawasan Pelabuhan Benoa Penuh Sampah

Regional
Mesin Motor Tiba-tiba Mati di Perlintasan Kereta, Siswa Ini Hampir Ditabrak KA Argowilis

Mesin Motor Tiba-tiba Mati di Perlintasan Kereta, Siswa Ini Hampir Ditabrak KA Argowilis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X