Gunungkidul Tunjuk Puskesmas Ponjong II sebagai Tempat Karantina

Kompas.com - 11/08/2020, 20:57 WIB
Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi di Kantornya Kamis (30/7/2020) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOWakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi di Kantornya Kamis (30/7/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, mengalihkan tempat karantina pasien reaktif Covid-19 dari Wisma Wanagama ke Puskesmas Ponjong II di Kecamatan Ponjong.

Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan, Wisma Wanagama akan digunakan lagi oleh UGM, untuk menampung para peneliti, pada September mendatang.

Proses persiapan untuk menampung pasien reaktif di Puskesmas Ponjong II sedang dilakukan.

"Wanagama ini sangat nyaman untuk merawat pasien. Bisa dikatakan memang ideal sebagai tempat karantina," kata Immawan kepada wartawan di Playen, Selasa (11/8/2020).

Baca juga: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Gunungkidul Capai 82,8 Persen

Meski demikian, Pemkab Gunungkidul juga akan memaksimalkan sarana kesehatan yang ada seperti RSUD Saptosari, dan RSUD Wonosari untuk menapung pasien positif dan reaktif Covid-19.

 

Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan, Wisma Wanagama selama ini menampung sebanyak 166 pasien reaktif sembari menunggu hasil swab kelaur.

Dari 166 pasien, 15 di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

Puskesmas Ponjong II yang berada di Kalurahan Bedoyo dapat menampung 20 pasien reaktif Covid-19.

"Puskesmas ini (Ponjong II) paling potensial untuk dijadikan pengganti Wisma Wanagama. Kami sudah solid dengan gagasan itu," ucap Dewi.

Baca juga: Pasien Positif Corona 90 Persen Pelaku Perjalanan, Wabup Gunungkidul Imbau Warga Tak Keluar DIY

Dewi mengatakan, biaya sewa Wisma Wanagama menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) yang dikelola oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Basuki mengatakan, Wisma Wanagama sejak awal diproyeksikan hanya digunakan selama sebulan.

"Dulu awalnya satu bulan (berakhir) bulan Juni. MoU pertama itu 37 hari selesai di tanggal 30 Juni kalau tidak salah. Kemudian ada kebijakan diperpanjang sampai 31 Juli," kata Edy.

Wisma Wanagama sendiri akan digunakan pihak Universitas Gajah Mada (UGM) untuk kegiatan internal pada bulan September mendatang.

Selama digunakan untuk menampung pasien reaktif, Pemkab Gunungkidul telah mengeluarkan biaya sewa untuk bulan pertama sekitar Rp 103 juta dan bulan kedua Rp 52 juta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tasikmalaya Catatkan Klaster Pendidikan, 12 Orang Positif Covid-19 dalam Sehari

Tasikmalaya Catatkan Klaster Pendidikan, 12 Orang Positif Covid-19 dalam Sehari

Regional
Kota Ambon Kembali Beralih ke Zona Oranye, PSBB Transisi Tetap Dilanjutkan

Kota Ambon Kembali Beralih ke Zona Oranye, PSBB Transisi Tetap Dilanjutkan

Regional
3 Pasien dari Klaster Arisan RT Kulonprogo Sembuh dari Covid-19

3 Pasien dari Klaster Arisan RT Kulonprogo Sembuh dari Covid-19

Regional
Tawarkan Jasa Penunjuk Jalan Hindari Pemeriksaan Satgas Covid-19, 5 Orang Ditangkap

Tawarkan Jasa Penunjuk Jalan Hindari Pemeriksaan Satgas Covid-19, 5 Orang Ditangkap

Regional
Diduga Tak Terima Istri Diisolasi, WNA Ini Mengamuk di Ruang IGD dan Nyaris Pukul Dokter

Diduga Tak Terima Istri Diisolasi, WNA Ini Mengamuk di Ruang IGD dan Nyaris Pukul Dokter

Regional
Mengeluh Nyeri Punggung dan Mual, Kakek Ini Meninggal Terpapar Corona

Mengeluh Nyeri Punggung dan Mual, Kakek Ini Meninggal Terpapar Corona

Regional
Pemerkosa Anak Dihukum Cambuk 169 Kali, Menyerah pada Hitungan ke-57

Pemerkosa Anak Dihukum Cambuk 169 Kali, Menyerah pada Hitungan ke-57

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Kegiatan Dewan akan Dilakukan Secara Virtual

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Kegiatan Dewan akan Dilakukan Secara Virtual

Regional
Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Regional
Seorang Polwan di Muba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Seorang Polwan di Muba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Regional
Saat Rekonstruksi Terungkap Awal Mula Ibu Bunuh Anak karena Sulit Belajar Online

Saat Rekonstruksi Terungkap Awal Mula Ibu Bunuh Anak karena Sulit Belajar Online

Regional
Cerita Pencuri Kembalikan Emas 40 Gram Milik Korban, Minta Bantuan Sang Istri

Cerita Pencuri Kembalikan Emas 40 Gram Milik Korban, Minta Bantuan Sang Istri

Regional
Ada Bayi Terpapar Covid-19 dari Klaster Ponpes Banyumas

Ada Bayi Terpapar Covid-19 dari Klaster Ponpes Banyumas

Regional
KPU Salah Ketik, Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada Dalam Surat Penetapan

KPU Salah Ketik, Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada Dalam Surat Penetapan

Regional
Bangun 23 Titik Super Wifi di Labuan Bajo, Menkominfo: Jangkauannya Radius 500 Meter

Bangun 23 Titik Super Wifi di Labuan Bajo, Menkominfo: Jangkauannya Radius 500 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X