17 Anggota Geng Motor yang Rampas Barang dan Bakar Sepeda Motor Korbannya Ditangkap

Kompas.com - 11/08/2020, 19:40 WIB
17 anggota geng motor yang terlibat dalam penyerangan dan perampasan barang milik waega di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Mamajang, Makassar, Selasa (11/8/2020). Dok Polda Sulsel17 anggota geng motor yang terlibat dalam penyerangan dan perampasan barang milik waega di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Mamajang, Makassar, Selasa (11/8/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sebanyak 17 anggota geng motor ditangkap polisi usai menyerang dan merampas barang milik korbannya di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (7/8/2020).

Kasubdit Penmas Polda Sulsel Kompol Muh Arsyad mengatakan, 17 pelaku tersebut berasal dari dua kelompok geng motor Mawas dan Gowa yang bekerja sama untuk balas dendam terhadap salah satu geng motor di Kota Makassar.

17 pelaku yang diamankan adalah IA (15), GR (16), NS (21), MS (23), IG (20), MN (19), NA (20), MI (16), MF (20), RS (20), MS (17), MF (18), R (16), I (18), R (18), CH (19), SA (17).

Baca juga: Geng Motor Masih Berkeliaran di Tasikmalaya dan Serang Warga

"Rencana disusun selama satu bulan dan ketika kedua kelompok geng motor melakukan penyerangan saat aksi balapan liar dengan menggunakan busur dan petasan sehingga kelompok (yang diserang) berhamburan dan melarikan diri," kata Arsyad saat konferensi pers di Polda Sulsel, Selasa (11/8/2020).

Tak hanya menyerang korban, para geng motor tersebut juga merampas barang milik korbannya.

Selain itu, mereka juga membakar motor korbannya. 

Dua buah ponsel warga juga turut dirampas oleh para anggota geng motor tersebut.

"Pelaku menendang sepeda motor milik korban, sehingga korban kemudian menabrak tembok, terjatuh, dan melarikan diri dan meninggalkan. Selanjutnya pelaku merusak sepeda motor dengan cara melempar batu dan membakar sepeda motor korban," imbuh Arsyad.

Baca juga: Geng Motor Sadis di Bogor Mengaku Melukai Korban karena Dendam

Sementara itu Direktur Kriminal Umum Polda Sulsel Kombes Pol Didik Agung mengatakan, saat peristiwa penyerangan, diduga ada 31 anggota geng motor yang terlibat.

Namun sampai saat ini polisi baru mengatahui satu identitas pelaku yang masih buron tersebut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Kegiatan Dewan akan Dilakukan Secara Virtual

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Kegiatan Dewan akan Dilakukan Secara Virtual

Regional
Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Regional
Seorang Polwan di Muba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Seorang Polwan di Muba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Regional
Saat Rekonstruksi Terungkap Awal Mula Ibu Bunuh Anak karena Sulit Belajar Online

Saat Rekonstruksi Terungkap Awal Mula Ibu Bunuh Anak karena Sulit Belajar Online

Regional
Cerita Pencuri Kembalikan Emas 40 Gram Milik Korban, Minta Bantuan Sang Istri

Cerita Pencuri Kembalikan Emas 40 Gram Milik Korban, Minta Bantuan Sang Istri

Regional
Ada Bayi Terpapar Covid-19 dari Klaster Ponpes Banyumas

Ada Bayi Terpapar Covid-19 dari Klaster Ponpes Banyumas

Regional
KPU Salah Ketik, Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada Dalam Surat Penetapan

KPU Salah Ketik, Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada Dalam Surat Penetapan

Regional
Bangun 23 Titik Super Wifi di Labuan Bajo, Menkominfo: Jangkauannya Radius 500 Meter

Bangun 23 Titik Super Wifi di Labuan Bajo, Menkominfo: Jangkauannya Radius 500 Meter

Regional
Satpol PP Kota Semarang Minta Warga Lapor Bila Ada Atraksi Topeng Monyet

Satpol PP Kota Semarang Minta Warga Lapor Bila Ada Atraksi Topeng Monyet

Regional
Bos MeMiles Divonis Bebas, Jaksa Masih Berpikir untuk Ajukan Kasasi

Bos MeMiles Divonis Bebas, Jaksa Masih Berpikir untuk Ajukan Kasasi

Regional
Ridwan Kamil Kukuhkan Tujuh Penjabat Sementara Bupati dan Wali Kota

Ridwan Kamil Kukuhkan Tujuh Penjabat Sementara Bupati dan Wali Kota

Regional
30 Orang di Sleman Sembuh dari Covid-19, Sebagian Tenaga Kesehatan

30 Orang di Sleman Sembuh dari Covid-19, Sebagian Tenaga Kesehatan

Regional
Jawa Barat Siap Bangkitkan Industri Wisata MICE

Jawa Barat Siap Bangkitkan Industri Wisata MICE

Regional
Suruh Istrinya Kembalikan Sebagian Emas Curian kepada Korban, Pencuri Ini Ditangkap

Suruh Istrinya Kembalikan Sebagian Emas Curian kepada Korban, Pencuri Ini Ditangkap

Regional
Polisi Tangkap 5 Remaja Pemabuk yang Perkosa 2 Siswi SMP di Kebun, 2 DPO

Polisi Tangkap 5 Remaja Pemabuk yang Perkosa 2 Siswi SMP di Kebun, 2 DPO

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X