Kekeringan, Warga Paranggupito Wonogiri Jual Emas dan Ternak untuk Beli Air Bersih

Kompas.com - 11/08/2020, 17:54 WIB
Ilustrasi kekeringan.
KOMPAS.comIlustrasi kekeringan.

WONOGIRI, KOMPAS.com- Memasuki musim kemarau, warga delapan desa di Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri terpaksa banyak yang menjual emas dan hewan ternak untuk memenuhi kebutuhan air bersih dalam tiga bulan terakhir.

Camat Paranggupito, Sulistyani, menyatakan 74,3 persen kepala keluarga di wilayahnya sudah membeli air bersih.

“Sebanyak 3.412 KK dari 4.969 KK sudah membeli air bersih. Ada yang jual emas dan ada yang jual hewan ternak untuk membeli air,” kata Sulistyani saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon seluler, Selasa (11/8/2020) sore.

Baca juga: Kekeringan Ekstrem Landa 8 Kabupaten dan 1 Kota di NTT

Satu mobil tangki air berisi 5.000 liter, warga membeli dengan harga Rp 150.000.

Sementara bila lokasinya agak jauh satu tangki air bersih dibeli dengan harga Rp 170.000.

Air yang dibeli kemudian ditampung dalam tendon yang dimiliki warga digunakan hingga beberapa hari.

Warga mulai membeli air bersih sejak tiga bulan terakhir.

Sebelum kemarau tiba, warga mengandalkan dari air tadah hujan dan PDAM.

Namun bila musim kemarau tiba, sumber air PDAM mengecil dan stok air tadah hujan warga pun menipis.

Baca juga: Musim Kemarau Berlanjut, Ini Daftar Wilayah Berpotensi Tinggi Banjir Akhir Juli

Sejatinya di delapan desa sudah ada sumber air, lantaran kemarau debit air di sumber air mengecil.

Untuk mencukupi kebutuhan air bersih, warga setempat membeli air dari mobil tangki air yang lewat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X