Anggota DPRD Tak Percaya Covid-19, Walkot Ambon: Tinggal Saja di Lokasi Karantina

Kompas.com - 11/08/2020, 16:39 WIB
Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy saat diwawancarai wartawan di Kantor Wali Kota Ambon, Selasa (11/8/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWali Kota Ambon, Richard Louhenapessy saat diwawancarai wartawan di Kantor Wali Kota Ambon, Selasa (11/8/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menantang anggota DPRD Kota Ambon Gunawan Mochtar yang tak percaya dengan penularan virus corona baru atau Covid-19.

Wali Kota meminta oknum anggota DPRD Ambon itu membuktikan sendiri kebaradaan virus corona.

“Kalau mau dia buktikan, dia tinggal saja di lokasi karantina,” kata Richard di Kantor Wali Kota Ambon, Selasa (11/8/2020).

Richard menyayangkan pernyataan oknum anggota DPRD tersebut. Menurutnya, pernyataan itu tak mengedukasi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Sama sekali tidak (mengedukasi), itu mengacaukan,” katanya.

Baca juga: Kota Ambon Kembali ke Zona Merah, Wali Kota: Bisa Kembali Lagi ke PSBB

Wali Kota Ambon itu menegaskan, terdapat puluhan pasien positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal.

Sedangkan, ratusan pasien Covid-19 masih dirawat di sejumlah rumah sakit dan pusat karantina. Hal ini menjadi bukti bahwa corona itu nyata dan berbahaya.

“Lah saya sudah buktikan dengan banyak yang terkonfirmasi,” kata dia.

Richard menyesalkan, pernyataan anggota DPRD Ambon itu. Apalagi, Gunawan sampai menantang Pemkot Ambon untuk membuktikan keberadaan virus itu.

“Kalau dia bicara begitu jangan dia pakai masker kan begitu, lalu untuk apa mereka pergi juga untuk studi banding,” katanya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penipu Bermodus Penggandaan Uang Ini Punya Bermacam Trik untuk Kelabuhi Korbannya

Penipu Bermodus Penggandaan Uang Ini Punya Bermacam Trik untuk Kelabuhi Korbannya

Regional
47 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Probolinggo, Kena Denda hingga Rp 50.000

47 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Probolinggo, Kena Denda hingga Rp 50.000

Regional
Mobil Tabrak Gerbang Polresta Tasikmalaya, Sopirnya Berupaya Rebut Senjata Petugas

Mobil Tabrak Gerbang Polresta Tasikmalaya, Sopirnya Berupaya Rebut Senjata Petugas

Regional
6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Rejowinangun Magelang Diperketat

6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Rejowinangun Magelang Diperketat

Regional
Kisruh Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika, Warga yang Bertahan dan Mereka yang Terus Membangun

Kisruh Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika, Warga yang Bertahan dan Mereka yang Terus Membangun

Regional
Abai Protokol Kesehatan, 2 Pusat Keramaian di Samarinda Ditutup

Abai Protokol Kesehatan, 2 Pusat Keramaian di Samarinda Ditutup

Regional
Satu Karyawannya Positif Corona, BPJS Kesehatan Lhokseumawe Tutup Sepekan

Satu Karyawannya Positif Corona, BPJS Kesehatan Lhokseumawe Tutup Sepekan

Regional
Menangis Pulang ke Rumah, Bocah 5 Tahun Ternyata Jadi Korban Pencabulan Tetangga

Menangis Pulang ke Rumah, Bocah 5 Tahun Ternyata Jadi Korban Pencabulan Tetangga

Regional
Gegara Hujan Deras Beberapa Jam, Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi

Gegara Hujan Deras Beberapa Jam, Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi

Regional
Korupsi Uang Nasabah Rp 2,1 Miliar untuk Judi Bola Online, Pegawai BRI Ditahan

Korupsi Uang Nasabah Rp 2,1 Miliar untuk Judi Bola Online, Pegawai BRI Ditahan

Regional
Bosan Diisolasi, Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

Bosan Diisolasi, Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

Regional
Rutan Polres Nunukan Penuh Sesak, Tahanan Terpaksa Tidur Bergiliran Tiap Dua Jam

Rutan Polres Nunukan Penuh Sesak, Tahanan Terpaksa Tidur Bergiliran Tiap Dua Jam

Regional
5 Dokter Magang Positif Covid-19, 3 Puskesmas di Kaltim Ditutup Sementara

5 Dokter Magang Positif Covid-19, 3 Puskesmas di Kaltim Ditutup Sementara

Regional
Cerita Warga Masak Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur

Cerita Warga Masak Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur

Regional
Sebulan Dirawat, Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Ambon Meninggal

Sebulan Dirawat, Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Ambon Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X