Kompas.com - 11/08/2020, 15:55 WIB
Ilustrasi penculikan ShutterstockIlustrasi penculikan
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Seorang perempuan diculik di Surabaya pada Selasa (4/8/2020). Oleh pelaku, korban disekap di Pamekasan, Madura. Penculikan itu diduga melibatkan sang mantan pacar.

Korban adalah WNP (23), warga Karangpilang, Ngampel, Balongpanggang, Gresik.

Ia diculik sekelompok pria di depan perkantoran di Jalan Graha Family Blok YY.

Anto, salah satu keluarga korban, mengatakan, WNP sehari-hari bekerja sebagai karyawati di perusahaan kontraktor.

Baca juga: Perempuan asal Surabaya Disekap di Pamekasan, Pelaku Diduga Mantan Pacar

Saat penculikan, ia dipaksa masuk ke sebuah mobil oleh tiga orang laki-laki. Salah satu pelaku diketahui bernama IB, mantan pacar WNP.

"Saat saudara saya akan pulang kerja, ada mobil berhenti dan pelaku mengancam dan dipaksa masuk, di situ ada mantan pacarnya," terang Anto, Senin (10/8/2020), dilansir dari Surya.co.id.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat dipaksa masuk ke dalam mobil, WNP sempat mengirim titik lokasi kepada teman dekatnya.

Ia kemudian kembali mengirim titik lokasi ketika sedang berada di Bangkalan. Terakhir, ia mengirimkan titik lokasi penyekapan di wilayah Pamekasan.

Baca juga: TKW Asal Sragen yang Disekap di Arab Saudi Akhirnya Pulang ke Kampung Halaman

"Awalnya share location di wilayah Bangkalan. Terus kemudian kirim pesan ke keluarga itu disekap di wilayah Pamekasan, Madura," jelas Anto.

Dari share lokasi yang dikirimkan korban, Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkap empat pelaku di lokasi penculikan di wilayah Pamekasan, Madura, pada Senin (10/8/2020).

Mantan pacar korban berinisial IB diduga sebagai dalang penculikan.

Motif penculikan masih belum diketahui. Saat ini para pelaku maisih menjalani serangkaian pemeriksaan di Mapolrestabes Surabaya.

Baca juga: Bocah 3 Tahun Diculik di Ulujami, KPAI: Kenali Modus Penculikan yang Semakin Beragam

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky membenarkan telah menjemput korban dan menangkap empat orang terduga pelaku penculikan dalam penyekapan pegawai kontraktor di Surabaya itu.

"Iya benar, tadi pagi kami datangi lokasi penyekapan dan mengamankan korban, berikut kami tangkap para pelakunya," kata Arief, Senin (10/8/2020).

Sementara itu, Roni, kakak Ipar korban, mengatakan, polisi sempat memperlihatkan para pelaku yang berjumlah empat orang.

Baca juga: Disekap 4 Jam di Angkot oleh 2 Pria Tak Dikenal, Bidan dan Perawat Lapor Polisi

"Saya tadi menemani kakaknya (korban), saya sempat melihat ada empat orang pelakunya," kata Roni saat ditemui di Mapolrestabes Surabaya.

Disinggung terkait motif penculikan yang melibatkan mantan pacar korban, Roni mengaku tidak tahu pastinya.

"Masalahnya tidak tahu pasti ya karena jarang komunikasi. Kalau ketemu ya pas Lebaran saja," kata dia.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Achmad Faizal | Editor: Robertus Belarminus)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Cewek Gresik Kirim Lokasi Via Whatsapp Saat Diculik, Pelaku Langsung Ditangkap, Berikut 5 Faktanya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.