Gubernur Kalbar Geram Anggota DPRD Ketapang Positif Covid-19 Tak Kooperatif

Kompas.com - 11/08/2020, 15:24 WIB
Gubernur Kalbar Sutarmidji menerima kunjungan kerja Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa dan Anggota Komisi VII DPR RI Maman Abdurahman, Kamis (30/7/2020). Salah satu agenda yang dibahas adalah terkait kelangkaan gas elpiji 3 kg. KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAGubernur Kalbar Sutarmidji menerima kunjungan kerja Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa dan Anggota Komisi VII DPR RI Maman Abdurahman, Kamis (30/7/2020). Salah satu agenda yang dibahas adalah terkait kelangkaan gas elpiji 3 kg.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji geram lantaran anggota DPRD Kabupaten Ketapang tak kooperatif.

Pasalnya, sejak dinyatakan positif Covid-19 yang bersangkutan sempat tidak mau ditangani sesuai dengan protokol kesehatan.

"Jika masih ngeyel dan tidak mau ikut protokol penanganan Covid-19, saya akan sebut namanya. Sama seperti pasien yang lari kemarin itu," kata Sutarmidji kepada wartawan, Selasa (11/8/2020).

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 10 Agustus 2020

Menurut dia, seorang yang terinfeksi Covid-19 dapat membahayakan orang di sekitarnya jika tak segera ditangani dengan melakukan isolasi.

"Ini jangan dibuat main-main. Jika tak diisolasi, dia pergi kemana-mana, bisa ngopi ketemu orang. Kan kasihan anggota dewan yang lain," ujar Sutarmidji.

Sutarmidji menegaskan, sikapnya ini tidak ada kaitan dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Ketapang.

Hal ini murni penanganan Covid-19 dan melindungi masyarakat.

"Saya tidak ada urusan dengan pilkada di Ketapang. Ini soal kepentingan masyarakat agar terbebas dari virus corona," pungkas Sutarmidji.

Baca juga: Satu Anggota DPRD dan Dua Pelajar di Ketapang Positif Covid-19

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson menyebut seorang anggota DPRD Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, positif Covid-19.

Menurut dia, hasil itu didapat dari pemeriksaan laboratorium Rumah Sakit Untan Pontianak, Senin (10/8/2020).

"Dari hasil pemeriksaan itu, ada 3 kasus baru di Ketapang yang terdiri dari pelajar dan anggota DPRD tersebut," kata Harisson kepada wartawan, Selasa (11/8/2020).

Selain anggota DPRD, kata dia, terdapat satu pelajar SMAN 1 Ketapang dan satu pelajar SMPN 1 Ketapang positif Covid-19.

"Kasih tahu masyarakat Ketapang, Satgas Gugus Tugas Ketapang harus berhati-hati dalam penanganan Covid-19," ujar Harisson.

Dengan demikian, hingga 11 Agustus 2020, Kalbar memiliki 420 kasus positif dengan 380 pasien sembuh dan empat orang meninggal.

"Dinas Kesehatan daerah harus benar-benar serius menangani perkembangan kasus Covid-19," pungkas Harisson.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X