Kepada Jokowi, Bupati Garut Siap Tutup Kantor Pemda jika Ada PNS Positif Corona

Kompas.com - 11/08/2020, 14:34 WIB
Bupati Garut Rudy Gunawan akan melakukan klarifikasi soal status zona kuning Kabupaten Garut pasca semua pasien positif Covid-19 sembuh KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGBupati Garut Rudy Gunawan akan melakukan klarifikasi soal status zona kuning Kabupaten Garut pasca semua pasien positif Covid-19 sembuh

GARUT, KOMPAS.comBupati Garut Rudy Gunawan siap menutup kantornya dan kantor Pemerintahan Kabupaten Garut jika dari hasil test swab massal terhadap PNS di Pemkab Garut menunjukkan positif Covid-19.

“Kalau memang ada, kami tutup dulu kaya Gedung Sate (kantor Gubernur Jabar),” kata Rudy, Selasa (11/08/2020) siang di Gedung Pendopo Garut usai mengikuti telekonfrens dengan Presiden Joko Widodo.

Rudy menyampaikan, ratusan PNS di lingkungan Pemkab Garut telah mengikuti tes swab massal. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan perkantoran.

Baca juga: Semua Pasien Covid-19 Sembuh, Garut Menuju Zona Hijau

Saat ini, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, ada tiga klaster penyebaran Covid-19 yang harus diwaspadai, yaitu lingkungan perkantoran, kalangan tenaga kesehatan dan tempat wisata.

Saat ini, untuk kalangan tenaga kesehatan sendiri, dari jumlah 4.000 tenaga kesehatan yang ada di Garut, 1.000 di antaranya menurut Rudy telah menjalani tes swab.

Pemkab Garut sendiri menargetkan 1 persen warga Garut menjalani tes swab sebagaimana anjuran WHO.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sekarang yang sudah swab baru sekitar 10.000, termasuk tenaga kesehatan, kami harapkan akhir Oktober nanti bisa selesai,” katanya.

Terkait penambahan kasus Covid-19 di Garut yang sempat melonjak pada Jumat (7/08/2020) lalu di mana terdapat penambahan kasus Covid-19 hingga 9 orang, Rudy mengatakan mereka adalah tenaga kesehatan yang sehari-hari bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Bandung dan tinggal di Garut.

Rudy mengakui, saat ini Pemkab Garut kesulitan mengendalikan pergerakan masyarakat dan menjaga disiplin penggunaan masker.

Kondisi ini membuat pemerintah daerah kesulitan melakukan pengendalian wabah Covid-19.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X