Habiskan Rp 141,082 Miliar, Ini Bangunan Terdampak Kerusuhan Papua yang Sudah Direkontruksi

Kompas.com - 11/08/2020, 12:53 WIB
Bekas Kantor KPU Papua yang sebelummya hangus terbakar karena kerusuhan di Kota Jayapura pada 29 Agustus 2019, telah selesai direkontruksi, Papua, Selasa (11/8/2020) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIBekas Kantor KPU Papua yang sebelummya hangus terbakar karena kerusuhan di Kota Jayapura pada 29 Agustus 2019, telah selesai direkontruksi, Papua, Selasa (11/8/2020)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merampungkan proses rekontruksi sejumlah bangunan yang terdampak kerusuhan di Papua pada 2019.

Kerusuhan terjadi di dua lokasi, pertama di Kota Jayapura pada 29 Agustus 2019 dan di Jayawijaya pada 23 September 2019.

Tiga bangunan di Kota Jayapura telah selesai direkonstruksi dengan total biaya Rp 22,855 miliar.

Sedangkan di Kabupaten Jayawijaya total ada empat bangunan yang direkontruksi dengan total pembiayaan Rp 118,227 miliar.

Baca juga: Satu Terduga Pengeroyok 3 Polisi di Papua Diamankan, Pelaku Ditembak

"Sudah semua kami tuntaskan, di Jayapura itu Lapas Abepura, Aula MRP dan Kantor KPU. Lalu Jayawijaya ada 403 Ruko, kemudian Stisip Yapis, KUA dan Pasar Wouma," ujar Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Cornelis Sagrim, di Jayapura, Selasa (11/8/2020).

Total anggaran yang diperlukan untuk melakukan rekonstruksi tersebut mencapai Rp 141,082 miliar.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Corneles menuturkan, seluruh bangunan yang telah direkontruksi, sudah diserahkan kepada Pemda masing-masing, yang terakhir adalah bangunan bekas Kantor KPU Papua yang diberikan kepada Pemprov Papua.

Secara keseluruhan proses rekontruksi menghabiskan waktu 10 bulan, namun pada pelaksanaannya ada sejumlah bangunan yang dikerjakan dengan cepat.

Seperti pembangunan beberapa ruko di Jayawijaya yang menurut Corneles ada yang dibangun ulang dalam waktu 2 minggu.

Sementara Penjabat Sekda Papua, Muhammad Ridwan Rumasukun mengapresiasi proses rekontruksi yang dianggapnya cukup cepat.

"Ini kan perintah Presiden, kami terima saja dan kami berterima kasih," kata dia.

Kerusuhan di Kota Jayapura dan Jayawijaya terjadi akibat reaksi dari kasus rasisme terhadap mahasiswa asal Papua di Surabaya, Jawa Timur, pada 16 Agustus 2019.

Baca juga: 3 Polisi di Papua Dikeroyok Gara-gara Menegur Warga yang Menelepon dengan Suara Keras

Di Kota Jayapura kerusuhan terjadi setelah massa yang berjunlah ribuan orang melakukan aksi pembakaran, perusakan dan pencurian terhadap sejumlah bangunan.

Dalam kejadian tersebut, Polda Papua menyatakan ada lima orang tewas.

Kemudian, kerusuhan Jayawijaya, aksi serupa terjadi namun dengan jumlah korban jiwa jauh lebih banyak, yaitu 33 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X