Dana Rp 170 Triliun Masih di Bank, Jokowi Minta Kepala Daerah Segera Belanjakan APBD

Kompas.com - 11/08/2020, 11:46 WIB
Presiden RI Joko Widodo saat membuka secara resmi kegiatan Konvensi Kampus XVI dan Temu Tahunan XXII Forum Rektor Indonesia (FRI) 2020 yang digelar secara virtual, Sabtu (4/7/2020). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHPresiden RI Joko Widodo saat membuka secara resmi kegiatan Konvensi Kampus XVI dan Temu Tahunan XXII Forum Rektor Indonesia (FRI) 2020 yang digelar secara virtual, Sabtu (4/7/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo meminta gubernur, bupati, dan wali kota segera membelanjakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada kuartal III.

“Secara nasional saya masih melihat, anggaran (APBD) masih ada di bank Rp 170 triliun,” ujar Jokowi dalam kunjungannya ke Bandung, Selasa (11/8/2020).

Melihat besarnya anggaran yang masih di bank, artinya realisasi anggaran memerlukan kecepatan.

“Kuncinya ada di kuartal III yakni Juli-Agustus-September 2020 agar kita tidak masuk kategori resesi ekonomi,” ungkap Jokowi.

Baca juga: Jokowi Akui Butuh Kerja Keras untuk Hindari Resesi Ekonomi

Jika setiap kepala daerah mempercepat belanjanya, ia optimistis, pertumbuhan ekonomi di kuartal III akan lebih baik dibanding kuartal II.

Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I/2020 bergerak positif di angka 2,97 persen. Namun angka tersebut berubah menjadi negatif di kuartal II/2020 menjadi -5,32 persen.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk memperbaiki hal tersebut, pihaknya memberikan berbagai stimulus ekonomi. Di antaranya memberikan bantuan terhadap 13 juta pekerja. Mereka adalah orang-orang di luar 10 juta orang yang mengikuti program kartu prakerja.

Selain itu, pemerintah memberikan bantuan modal kerja darurat Rp 2,4 juta untuk 13 juta UMKM. Bantuan tersebut akan keluar 1-2 minggu ke depan.

“Stimulus ekonomi ini diberikan agar daya beli bisa naik, konsumsi naik, sehingga pertumbuhan ekonomi kita secara nasional lebih baik,” ucap Jokowi.

Inovasi ekonomi

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Pemprov Jabar membuat beberapa inovasi untuk menumbuhkan perekonomian. 

Seperti program Jaga Lembur, dimana terdapat 70.000 warga di level kampung mengikuti kegiatan padat karya. Selain itu, berbagai proyek pemerintah akan mendahulukan korban PHK.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Minus, Jokowi Minta Masyarakat Tetap Bersyukur

Di Jabar sendiri, pertumbuhan ekonomi kuartal II/2020 -5,98 persen, terkontraksi lebih dalam dari nasional -5,32 persen. Hal ini karena terganggungnya sektor manufaktur.

“Sudah ada beberapa ide untuk menumbuhkan kembali sektor manufaktur,” pungkas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X