Kompas.com - 11/08/2020, 10:55 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

SALATIGA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Siti Zuraida mengatakan, kasus Covid-19 saat ini didominasi pasien dengan kategori suspek.

Hal tersebut dikarenakan displin masyarakat menerapkan protokol kesehatan mulai menurun.

"Perkembangan Covid-19 terkini malah banyak yang suspek. Hal tersebut karena masyarakat sudah kendor tingkat kepatuhannya terhadap protokol kesehatan. Aktivitas normal, normal semuanya tapi disalahartikan," jelasnya saat dihubungi wartawan, Selasa (11/8/2020).

Dia menuturkan, terdapat 35 pasien suspek di Kota Salatiga yang masih dirawat.

Total kumulatif ada 643 orang dan yang sudah selesai menjalani isolasi ada 608 orang.

Baca juga: Pasien Suspek Covid-19 di Salatiga Meninggal, Hasil Tes Belum Keluar

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Siti, seharusnya dengan adanya Peraturan Wali Kota Salatiga No. 17/2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan dan Pengendalian Covid-19 harusnya masyarakat lebih patuh.

Namun, lanjutnya, masih banyak masyarakat mengabaikan protokol kesehatan.

Siti mengaku akan mengintensifkan pemeriksaan rapid test dan swab untuk melokalisir penyebaran Covid-19.

Pemeriksaan swab PCR sendiri sudah mencapai 2.198 spesimen atau 1.101 orang.

"Swab diagnosa yang dilakukan Salatiga ketemu konfirm positif sebanyak 104 orang. Sementara Untuk rapid total 6.156 dengan jumlah reaktif 156. Positif atau reaktif rate mencapai 2,5 persen," terangnya.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Salatiga Dimulai September

Terpisah, Polres Salatiga mengadakan tes swab untuk 41 personel yang bersentuhan dan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

"Kita sudah melakukan swab untuk 41 personel dari total 100 orang yang akan diambil sampelnya. Jumlah tersebut terhitung tinggi karena total personel ada 587 orang," ungkap Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat.

Dia meminta seluruh personel untuk mengedukasi masyarakat displin menerapkan protokol kesehatan.

"Untuk hasil tes belum keluar. Tapi kita meminta anggota untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, yang fungsinya tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat," ujar Rahmad.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X