Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Kompas.com - 10/08/2020, 22:24 WIB
Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. KOMPAS.com/GHINAN SALMANSaifullah Yusuf atau Gus Ipul.

SURABAYA, KOMPAS.com - Sejumlah nama bermunculan menjelang Pilkada Kota Pasuruan 2020. Salah satunya, mantan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf ( Gus Ipul).

Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPW PKB Jawa Timur Fauzan Fuadi mengamini nama Gus Ipul muncul dalam bursa calon wali kota.

Menurutnya, mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu diinginkan massa akar rumput PKB di Kota Pasuruan.

"Nama Gus Ipul muncul dari massa arus bawah," kata Fauzan saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2020).

Baca juga: Didukung 3 Parpol, Petahana Gandeng Adik Mantan Wali Kota di Pilkada Pasuruan

Meski begitu, Fauzan belum memastikan PKB akan mengusung Gus Ipul di Pilkada Kota Pasuruan.

"Semua tergantung DPP PKB, kita lihat saja nanti seperti apa," jelasnya.

Hingga saat ini, baru tiga partai politik yang menentukan sikap di Pilkada Kota Pasuruan. Mereka adalah PDI-P, Partai Nasdem, dan Partai Hanura.

Ketiga partai itu mengusung petahana Raharto Teno Prasetyo dan Hasjim Asjari yang merupakan adik kandung mantan Wali Kota Pasuruan periode 2000-2010, Aminurokhman.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melebihi Batas Kecepatan di Tol Pekanbaru-Dumai Akan Ditilang

Melebihi Batas Kecepatan di Tol Pekanbaru-Dumai Akan Ditilang

Regional
Detik-detik Seorang Nenek Tewas akibat Kebakaran, Sempat Menolak Diselamatkan Warga

Detik-detik Seorang Nenek Tewas akibat Kebakaran, Sempat Menolak Diselamatkan Warga

Regional
5 Fakta Buntut Konser Dangdut di Tegal, Kapolsek Dicopot, Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka

5 Fakta Buntut Konser Dangdut di Tegal, Kapolsek Dicopot, Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka

Regional
Viral Bocah 8 Tahun Dianiaya dan Dibuang, Orangtua Sebut Anaknya Nakal dan Sering Mencuri

Viral Bocah 8 Tahun Dianiaya dan Dibuang, Orangtua Sebut Anaknya Nakal dan Sering Mencuri

Regional
Pencatutan Kiai di Pilkada Kabupaten Semarang, Bawaslu: Ranah Nahdlatul Ulama

Pencatutan Kiai di Pilkada Kabupaten Semarang, Bawaslu: Ranah Nahdlatul Ulama

Regional
Jadi Tersangka Usai Gelar Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal: Ikuti Saja

Jadi Tersangka Usai Gelar Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal: Ikuti Saja

Regional
3 Kartu Ini Wajib Dipromosikan Calon Kepala Daerah yang Diusung PKB

3 Kartu Ini Wajib Dipromosikan Calon Kepala Daerah yang Diusung PKB

Regional
Waqirin, Difabel Pembuat Layangan Besar, Untung Berlimpah Selama Musim Kemarau

Waqirin, Difabel Pembuat Layangan Besar, Untung Berlimpah Selama Musim Kemarau

Regional
Foto Viral Anak Dibuang dengan Wajah Terluka di Riau, Polisi Panggil Orangtuanya

Foto Viral Anak Dibuang dengan Wajah Terluka di Riau, Polisi Panggil Orangtuanya

Regional
Foto Viral Anak Laki-laki Dibuang Orangtuanya, di Wajahnya Ada Luka dan Disertai Selembar Surat

Foto Viral Anak Laki-laki Dibuang Orangtuanya, di Wajahnya Ada Luka dan Disertai Selembar Surat

Regional
Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Banyumas Hampir Penuh

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Banyumas Hampir Penuh

Regional
Warga yang Tak Pakai Masker di Kota Sorong Terancam Denda Rp 50.000

Warga yang Tak Pakai Masker di Kota Sorong Terancam Denda Rp 50.000

Regional
Ketua dan Seorang Komisioner KPU Makassar Positif Covid-19

Ketua dan Seorang Komisioner KPU Makassar Positif Covid-19

Regional
Pulang dari Jakarta, Calon Petahana Pilkada Lampung Tengah Positif Covid-19

Pulang dari Jakarta, Calon Petahana Pilkada Lampung Tengah Positif Covid-19

Regional
Bupati Majene Meninggal karena Penyakit Paru-paru yang Sudah Lama Dideritanya

Bupati Majene Meninggal karena Penyakit Paru-paru yang Sudah Lama Dideritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X