3 Kali Olah TKP, Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran di Kantor Dinkes Sulsel

Kompas.com - 10/08/2020, 16:48 WIB
Petugas Damkar Makassar saat memadamkan api di lantai 2 kantor dinas kesehatan Sulawesi Selatan, Kamis (30/7/2020). Dok IstimewaPetugas Damkar Makassar saat memadamkan api di lantai 2 kantor dinas kesehatan Sulawesi Selatan, Kamis (30/7/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi memastikan penyebab kebakaran kantor Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, murni karena korsleting listrik. 

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus mengatakan, kesimpulan ini berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Tim Laboratorium Forensik Polri cabang Makassar sebanyak tiga kali.

Korsleting tersebut terjadi di ruang Kasubag Keuangan Dinkes Sulsel. Api yang membesar menjalar hingga ke sejumlah ruangan lainnya di lantai 2.

"Ada arus pendek di ruang tengah lantai dua, lokasi api pertama ruang bagian keuangan Dinkes Sulsel, tepatnya di sekitar jendela," kata Supriady saat diwawancara di Mapolrestabes Makassar, Senin (10/8/2020).

Baca juga: Kantor Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan Terbakar, Ruangan Kadis Ikut Hangus

Supriady menambahkan, dari hasil uji laboratorium forensik di lokasi awal mula api, tidak ditemukan adanya abu dan sisa material dari bahan yang mengandung hidrokarbon.

Polisi hanya menemukan barang bukti berupa rel sakelar yang lubangnya korslet, pelat besi hingga dua buah komputer bekas yang terbakar.

"Kalau unsur kesengajaan belum bisa dipastikan. Namun penyelidikan tetap berjalan. Hasil labfor itu juga jadi bahan tambahan untuk penyelidikan," imbuh pria yang akrab disapa Edhy itu.

Sejak setelah kebakaran yang terjadi dua hari berturut-turut itu, polisi telah memeriksa belasan saksi untuk mengetahui dugaan penyebab kebakaran itu.

Namun, penyidik belum memeriksa Kadis Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari.

"12 orang yang diperiksa mulai dari kepala bagian keuangan, staf-staf dari beberapa ruangan yang terbakar juga sekuriti dan cleaning service saksi yang pertama kali melihat," ucap Supriady.

Baca juga: Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Kian Meluas, Drone Dikerahkan Awasi Pelaku Pembakaran

Sebelumnya diberitakan Kantor Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan mengalami kebakaran hebat pada Kamis (30/7/2020) pagi.

Api melalap sebagian gedung yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.

Kepala Bidang Operasional Dinas Damkar Makassar Hasanuddin mengatakan, dari laporan yang diterima, kebakaran tersebut diduga terjadi pada 05.30 Wita.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tasikmalaya Catatkan Klaster Pendidikan, 12 Orang Positif Covid-19 dalam Sehari

Tasikmalaya Catatkan Klaster Pendidikan, 12 Orang Positif Covid-19 dalam Sehari

Regional
Kota Ambon Kembali Beralih ke Zona Oranye, PSBB Transisi Tetap Dilanjutkan

Kota Ambon Kembali Beralih ke Zona Oranye, PSBB Transisi Tetap Dilanjutkan

Regional
3 Pasien dari Klaster Arisan RT Kulonprogo Sembuh dari Covid-19

3 Pasien dari Klaster Arisan RT Kulonprogo Sembuh dari Covid-19

Regional
Tawarkan Jasa Penunjuk Jalan Hindari Pemeriksaan Satgas Covid-19, 5 Orang Ditangkap

Tawarkan Jasa Penunjuk Jalan Hindari Pemeriksaan Satgas Covid-19, 5 Orang Ditangkap

Regional
Diduga Tak Terima Istri Diisolasi, WNA Ini Mengamuk di Ruang IGD dan Nyaris Pukul Dokter

Diduga Tak Terima Istri Diisolasi, WNA Ini Mengamuk di Ruang IGD dan Nyaris Pukul Dokter

Regional
Mengeluh Nyeri Punggung dan Mual, Kakek Ini Meninggal Terpapar Corona

Mengeluh Nyeri Punggung dan Mual, Kakek Ini Meninggal Terpapar Corona

Regional
Pemerkosa Anak Dihukum Cambuk 169 Kali, Menyerah pada Hitungan ke-57

Pemerkosa Anak Dihukum Cambuk 169 Kali, Menyerah pada Hitungan ke-57

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Kegiatan Dewan akan Dilakukan Secara Virtual

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Kegiatan Dewan akan Dilakukan Secara Virtual

Regional
Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Regional
Seorang Polwan di Muba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Seorang Polwan di Muba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Regional
Saat Rekonstruksi Terungkap Awal Mula Ibu Bunuh Anak karena Sulit Belajar Online

Saat Rekonstruksi Terungkap Awal Mula Ibu Bunuh Anak karena Sulit Belajar Online

Regional
Cerita Pencuri Kembalikan Emas 40 Gram Milik Korban, Minta Bantuan Sang Istri

Cerita Pencuri Kembalikan Emas 40 Gram Milik Korban, Minta Bantuan Sang Istri

Regional
Ada Bayi Terpapar Covid-19 dari Klaster Ponpes Banyumas

Ada Bayi Terpapar Covid-19 dari Klaster Ponpes Banyumas

Regional
KPU Salah Ketik, Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada Dalam Surat Penetapan

KPU Salah Ketik, Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada Dalam Surat Penetapan

Regional
Bangun 23 Titik Super Wifi di Labuan Bajo, Menkominfo: Jangkauannya Radius 500 Meter

Bangun 23 Titik Super Wifi di Labuan Bajo, Menkominfo: Jangkauannya Radius 500 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X