Diduga Fitnah Bupati, Ketua DPRD Sumba Timur Diperiksa sebagai Saksi

Kompas.com - 10/08/2020, 16:39 WIB
Ketua DPRD Kabupaten Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq saat ditemui Kompas.com di Waingapu, pada Senin (20/7/2020) malam. KOMPAS.com/IGNASIUS SARA Ketua DPRD Kabupaten Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq saat ditemui Kompas.com di Waingapu, pada Senin (20/7/2020) malam.

WAINGAPU, KOMPAS.com - Kapolres Sumba Timur Handrio Wicaksono mengatakan, Ketua DPRD Sumba Timur Ali Oemar Fadaq telah diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora pada Senin (10/8/2020).

“Betul. Ketua DPRD datang memenuhi panggilan sebagai saksi,” kata Handrio kepada Kompas.com melalu pesan WhatsApp, Senin siang.

Baca juga: Pengendara Motor Berusia 65 Tahun Tersesat di Jalan Tol, Begini Kronologinya

Ali Oemar, kata dia, diperiksa Kanit Tipidter Polres Sumba Timur Aipda Alexander Talahatu mulai pukul 10.25 sampai 12.20 WITA.

“Pemeriksaan sekitar dua jam dengan sekitar 20 pertanyaan ke beliau,” papar Handrio.

Selama pemeriksaan, Ali didampingi kuasa hukumnya, Umbu Hiwa Tanangunju.

Handrio mengungkapkan, pihaknya masih menyelidiki kasus dugaan pencemaran nama baik tersebut. Polisi telah memeriksa 17 saksi.

Sementara itu, Ali Oemar membenarkan dirinya memenuhi panggilan polisi.

“Iya, saya memenuhi panggilan ya. Sebagai warga negara yang taat hukum, saya harus hormati proses itu,” kata Ali, kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Senin.

Ali mengakui, pemeriksaan berjalan dengan lancar.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora melaporkan Ketua DPRD Sumba Timur Ali Oemar Fadaq ke Polres Sumba Timur pada 14 Juli 2020.

Baca juga: Hilang Saat Memanah Ikan di Laut sejak 2 Hari Lalu, Pria Ini Ditemukan Tewas

Ali dilaporkan karena diduga memfitnah dan melakukan pencemaran nama baik terhadap Gidion pada saat sosialisasi calon bupati dan calon wakil bupati Sumba Timur dari Partai Golkar.

Hal itu terjadi di Kaliuda, Desa Kaliuda, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 1 Juli 2020.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya dan Istri Langsung Syok, Ternyata Anak Kami Satu-satunya Sudah Meninggal'

"Saya dan Istri Langsung Syok, Ternyata Anak Kami Satu-satunya Sudah Meninggal"

Regional
Cerita Mulyadi Tahu Anaknya Tewas Kecelakaan dari Media Sosial Setelah 11 Hari Pergi dari Rumah

Cerita Mulyadi Tahu Anaknya Tewas Kecelakaan dari Media Sosial Setelah 11 Hari Pergi dari Rumah

Regional
Kampus Unanda Palopo Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 6 Miliar

Kampus Unanda Palopo Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 6 Miliar

Regional
Soal Ditutupnya Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang, Nekat Langgar Protokol Kesehatan Meski Sudah Diperingatkan

Soal Ditutupnya Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang, Nekat Langgar Protokol Kesehatan Meski Sudah Diperingatkan

Regional
Pamit Pergi Berenang, Seorang ASN Ditemukan Tewas di Laut

Pamit Pergi Berenang, Seorang ASN Ditemukan Tewas di Laut

Regional
Terungkap, Ini Identitas Pria yang Tewas Ditabrak Truk Tangki Saat Bersila di Jalan

Terungkap, Ini Identitas Pria yang Tewas Ditabrak Truk Tangki Saat Bersila di Jalan

Regional
Cerita Serka Silvi Tinggalkan 2 Anak Balita demi Misi PBB ke Lebanon: Berat tapi Saya Tegarkan Hati

Cerita Serka Silvi Tinggalkan 2 Anak Balita demi Misi PBB ke Lebanon: Berat tapi Saya Tegarkan Hati

Regional
469 Petugas KPPS Kota Padang Reaktif Covid-19, Jika Positif Tidak Akan Diganti

469 Petugas KPPS Kota Padang Reaktif Covid-19, Jika Positif Tidak Akan Diganti

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jawa Tengah dan Data yang Tak Selaras

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jawa Tengah dan Data yang Tak Selaras

Regional
Jelang Pencoblosan Pilkada, Kota Serang, Cilegon dan Tangsel Masuk Zona Merah

Jelang Pencoblosan Pilkada, Kota Serang, Cilegon dan Tangsel Masuk Zona Merah

Regional
Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Ikut Pilkada, Mencoblos di TPS Terdekat

Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Ikut Pilkada, Mencoblos di TPS Terdekat

Regional
Edarkan 'Pil Setan' ke Pelajar, Pria Asal Cianjur Diringkus Polisi

Edarkan "Pil Setan" ke Pelajar, Pria Asal Cianjur Diringkus Polisi

Regional
Diminta Klarifikasi Kampanye Bagi-bagi Kartu, Calon Bupati Ogan Ilir Mangkir Dipanggil Bawaslu

Diminta Klarifikasi Kampanye Bagi-bagi Kartu, Calon Bupati Ogan Ilir Mangkir Dipanggil Bawaslu

Regional
Modus Nikah Siri, Pelajar Dibawa Kabur dan Dicabuli Berkali-kali

Modus Nikah Siri, Pelajar Dibawa Kabur dan Dicabuli Berkali-kali

Regional
Hati-hati, 80 Persen Pintu Perlintasan Kereta Api Tidak Dijaga

Hati-hati, 80 Persen Pintu Perlintasan Kereta Api Tidak Dijaga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X