Pria di Bandung Ini Lawan Begal demi Bela Kekasih dan Aksinya Viral

Kompas.com - 10/08/2020, 10:49 WIB
Ilustrasi begal ThinkstockIlustrasi begal

BANDUNG, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan tindakan kriminal pelaku pembegalan di Kota Bandung viral di media sosial.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tindakan kejahatan jalanan yang meresahkan itu terjadi di wilayah Sukajadi, Kota Bandung.

Berdasarkan rekaman tersebut, tampak seorang pria dan wanita yang tengah berdiri di depan sebuah rumah.

Tiba-tiba pelaku yang menggunakan helm berjalan menghampiri dua orang tersebut sambil mengacungkan senjata tajam.

Baca juga: Kelompok Begal Pukul Kepala Orang Pacaran dengan Martil, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

Pria berhelm ini kemudian mengambil sesuatu dari korban perempuan. Sontak korban pria mencoba menangkap pelaku begal tersebut sambil berteriak "begal", namun mendapatkan perlawanan dari pelaku yang berbekal senjata tajam.

Bahkan pelaku tak ragu mengayunkan sajamnya ke arah korban yang langsung loncat menghindari sabetan sajam tersebut.

"A, begal, A, begal," teriak pria yang jadi korban.

Warga yang mendengar dari dalam rumah langsung berhamburan keluar. Sementara pelaku langsung melarikan diri.

Video rekaman kamera pengawas ini diunggah akun @infobdg.id dalam media sosial Instagram.

Sementara itu, Kasubag Humas Polrestabes Bandung, AKP Rahayu Mustika mengatakan, video aksi begal yang viral di media sosial tersebut terjadi di depan Gang Arbian di Jalan Cipedes Tengah, Rt 05/06, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung.

Peristiwa yang meresahkan itu terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2020 sekitar pukul 01.49 WIB.

Saat itu, korban yang diketahui bernama Taupan hendak menjemput calon istrinya, Ernawati di depan Gang Arbian, Jalan Cipedes Tengah, gang masuk menuju rumahnya.

Ketika mereka tengah mengobrol tiba-tiba datang seorang pria berhelm dan tidak dikenal menghampiri korban.

Pria berhelm ini nampaknya tidak sendiri, di belakangnya pelaku bersama tiga temannya menunggu menggunakan dua kendaraan tak jauh dari tempat korban.

"Seorang pria itu (pelaku) tiba tiba menghampiri korban dan calon istrinya, pria tersebut mengeluarkan sajam jenis belati dan ditodongkan kepada korban sambil bicara diam kamu sambil merampas HP calon istri korban," kata Rahayu melalui pesan singkatnya, Senin (10/8/2020).

Sontak korban pun lantas berteriak begal. Warga yang mendengar berhamburan keluar rumah.

Sementara pelaku melarikan diri bersama rekannya yang sudah menunggu di motor.

"Tidak ada korban luka maupun meninggal dunia pada kejadian tersebut, hanya kerugian materi berupa satu buah ponsel merek Oppo A5S yang dibawa kabur oleh pelaku," kata Rahayu.

Baca juga: Begal Rampas Motor Pasangan yang Sedang Pacaran, Pukul Kepala Korban dengan Martil

Menurut Rahayu, korban akan melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian hari ini.

"Rencana akan melaporkan pada hari Senin tanggal 10 Agustus 2020 mengingat calon istrinya masih syok," ucap Rahayu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nasdem Sayangkan Ambulans yang Layani Warga Makassar Gratis Dibakar Demonstran

Nasdem Sayangkan Ambulans yang Layani Warga Makassar Gratis Dibakar Demonstran

Regional
Polisi Temukan Luka Memar di Kepala Mayat Wanita yang Terbakar di Mobil

Polisi Temukan Luka Memar di Kepala Mayat Wanita yang Terbakar di Mobil

Regional
Bahas Penanganan Banjir dengan Risma, DPRD DKI Jakarta: Kami Belajar Banyak dari Surabaya

Bahas Penanganan Banjir dengan Risma, DPRD DKI Jakarta: Kami Belajar Banyak dari Surabaya

Regional
Usaha Benang Gelasan Naik Daun Saat Pandemi, Erwin Sampai Harus Menambah Karyawan

Usaha Benang Gelasan Naik Daun Saat Pandemi, Erwin Sampai Harus Menambah Karyawan

Regional
Polisi Duga Ada Provokator di Balik Bentrokan Penyebab 1 Warga Palopo Tewas

Polisi Duga Ada Provokator di Balik Bentrokan Penyebab 1 Warga Palopo Tewas

Regional
Kasus Agen Minta Rp 32 Juta Buat Pulangkan Jenazah TKI, Pemkab Indramayu: Itu hanya Isu

Kasus Agen Minta Rp 32 Juta Buat Pulangkan Jenazah TKI, Pemkab Indramayu: Itu hanya Isu

Regional
Maju Pilkada Kabupaten Bandung, Eks Bintang Persib Atep Rizal Sebut Sahrul Gunawan Lawan Berat

Maju Pilkada Kabupaten Bandung, Eks Bintang Persib Atep Rizal Sebut Sahrul Gunawan Lawan Berat

Regional
Paslon yang Langgar Protokol Kesehatan Bisa Kena Sanksi Tak Boleh Kampanye 3 Hari

Paslon yang Langgar Protokol Kesehatan Bisa Kena Sanksi Tak Boleh Kampanye 3 Hari

Regional
Gegara Rem Blong di Jalan Lingkar Salatiga, Truk Terguling Masuk ke Area Makam

Gegara Rem Blong di Jalan Lingkar Salatiga, Truk Terguling Masuk ke Area Makam

Regional
11 Tewas di Tambang Batu Bara Ilegal Muara Enim, Pekerja Sedang Gali Terowongan Saat Hujan

11 Tewas di Tambang Batu Bara Ilegal Muara Enim, Pekerja Sedang Gali Terowongan Saat Hujan

Regional
Kronologi Mobil Pengangkut 40 Tabung Gas Terbakar di SPBU Cianjur, Terdengar Suara Ledakan

Kronologi Mobil Pengangkut 40 Tabung Gas Terbakar di SPBU Cianjur, Terdengar Suara Ledakan

Regional
'Masyarakat Kritik, Pemkot Kurang Tegas Melaksanakan Protokol Kesehatan, di Luar Bagus, di Dalam Tidak'

"Masyarakat Kritik, Pemkot Kurang Tegas Melaksanakan Protokol Kesehatan, di Luar Bagus, di Dalam Tidak"

Regional
Sedang Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Sumut Diserang Puluhan Preman, 5 Mobil Rusak, 3 Petugas Terluka

Sedang Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Sumut Diserang Puluhan Preman, 5 Mobil Rusak, 3 Petugas Terluka

Regional
Kapolda Sulsel Sebut Demo di Makassar Disusupi Aliansi Makar

Kapolda Sulsel Sebut Demo di Makassar Disusupi Aliansi Makar

Regional
Begini Cerita Seorang Santri Nekat Naik Tiang Bendera Saat Upacara Bendera di Gorontalo...

Begini Cerita Seorang Santri Nekat Naik Tiang Bendera Saat Upacara Bendera di Gorontalo...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X