Lima Bulan Zona Hijau, Mahakam Ulu Catat Kasus Pertama Positif Corona

Kompas.com - 10/08/2020, 10:45 WIB
Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Mahakam Ulu, memeriksa ketat lalu lintas warga di pelabuhan Ujoh Bilang, Mahakam Ulu, Kaltim, Selasa (19/5/2020).  Dok. DKP2KB Mahakam Ulu Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Mahakam Ulu, memeriksa ketat lalu lintas warga di pelabuhan Ujoh Bilang, Mahakam Ulu, Kaltim, Selasa (19/5/2020). 

SAMARINDA, KOMPAS.com – Kabupaten Mahakam Ulu di Kaltim melaporkan satu kasus positif Covid-19 untuk pertama kalinya, setelah hampir lima bulan mempertahankan zona hijau atau nihil kasus.

Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Mahakam Ulu, drg Agustinus Teguh Santoso menuturkan pasien tersebut dinyatakan positif Covid-19 setelah kembali dari Demak, Jawa Tengah, mengantar istri pada Maret 2020 lalu.

“Yang bersangkutan kembali ke Kaltim 15 Juli 2020. Sebelum masuk Mahakam Ulu, dia melalukan rapid tes di Klinik Santo Yoseph Kabupaten Kutai Barat, 23 Juli 2020, hasil reaktif,” jelas Teguh melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Senin (10/8/2020).

Baca juga: Terapkan New Normal, Kabupaten Mahakam Ulu Berlakukan Buka Tutup Akses

Karena reaktif, pasien tersebut menjalani isolasi di Kutai Barat selama 14 hari.

“Gejala sakit muncul 4 Agustus 2020, kemudian dilakukan swab dan keluar hasil 6 Agustus 2020 dinyatakan positif Covid-19,” tutur Teguh.

Saat ini, pasien tersebut belum masuk ke Kabupaten Mahakam Ulu dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bigung, Kutai Barat.

“Yang bersangkutan memang asli Demak, tapi sudah KTP Mahakam Ulu. Sehingga secara administrasi pencatatan kasusnya masuk Mahakam Ulu,” terang dia.

Dengan satu kasus terkonfirmasi positif tersebut, lanjut Teguh, saat ini status zona hijau di Mahakam Ulu berubah jadi zona kuning.

Sebagai informasi, sejak Maret 2020 saat kasus Covid-19 pertama kali masuk ke Kaltim, Pemkab Mahakam Ulu sudah memperketat akses keluar masuk sebagai upaya pencegahan.

Dalam Instruksi Bupati nomor 188.6/4714/DINKES-TU.P/IV/2020, tentang pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dibuat aturan buka tutup akses perbatasan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Regional
Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X