Bangun Tidur, Nenek Ini Kaget Ular Kobra Melingkar di Atas Tubuhnya

Kompas.com - 10/08/2020, 10:26 WIB
Ular kobra di rumah warga di Indramayu. KOMPAS.com/ALWIUlar kobra di rumah warga di Indramayu.

INDRAMAYU, KOMPAS.com - Seorang nenek berinisial Y di Indramayu, Jawa Barat, kaget bukan kepalang saat terbangun dari tidur pada Kamis (7/8/2020) malam.

Perempuan berusia 67 tahun itu melihat seekor ular kobra melingkar di atas tubuhnya.

Awalnya, nenek berinisial Y tersebut sedang tertidur pulas.

Baca juga: Mata Seorang Nenek Bengkak Disembur Ular Kobra

Namun, dia merasa ada sesuatu yang bergerak hingga membuatnya tersadar.

Ia pun kaget hingga menjerit meminta tolong.

Namun, ular kobra tersebut menyemburkan bisa dan mengenai mata nenek tersebut.

Area sekitar mata nenek tersebut akhirnya bengkak karena semburan bisa ular tersebut.

Menurut petugas pemadam kebakaran yang mengevakuasi, ular tersebut hanya berhasil menyembur, tetapi tidak menggigit, apalagi melilit leher nenek tersebut.

"Alhamdulillah dari pihak keluarga langsung dibawa ke RSUD Indramayu," ujar Komandan Regu II Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indramayu Dedi Supriyadi kepada Kompas.com, Senin (10/8/2020).

Baca juga: Warga Resah, Kulit Ular Kobra Ditemukan Berserakan

 

Dedi meminta agar masyarakat lebih berhati-hati saat musim kemarau tiba.

Menurut Dedi, cuaca panas akan membuat ular bergerak mencari tempat yang lebih sejuk.

Tak heran, banyak ular yang bersembunyi di sudut-sudut rumah yang sejuk.

"Harap hati-hati ketika mau tidur misalnya. Harap diperiksa dulu tempat tidurnya ataupun tempat bermain anak-anak di rumah, di bawah kolong kursi, dan lain-lain. Ular itu mencari tempat yang nyaman," kata Dedi.

Menurut Dedi, nenek yang matanya disembur bisa ular kobra itu dapat ditangani dengan baik oleh tim medis di rumah sakit.

Bahkan, nenek tersebut sudah diperbolehkan kembali ke kediamannya.

Sementara itu, ular yang telah menyembur nenek tersebut akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas Damkar.

Saat dievakuasi, ular yang panjangnya sekitar 1 meter itu bersembunyi di bawah kursi.

Ular tersebut kini telah dilepaskan jauh dari permukiman warga.

"Si Ibu sudah pulang ke rumah, tidak dirawat inap. Langsung ditangani tim medis saat itu, terus diperbolehkan pulang," kata Dedi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X