PSBB Tangerang Raya Diperpanjang hingga 23 Agustus

Kompas.com - 09/08/2020, 17:55 WIB
Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Pendopo Kabupaten Tangerang kawasan Pasar Lama Kota Tangerang, Selasa (25/2/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOBupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Pendopo Kabupaten Tangerang kawasan Pasar Lama Kota Tangerang, Selasa (25/2/2020)

TANGERANG, KOMPAS.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) di tiga wilayah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang kembali diperpanjang.

PSBB diperpanjang selama 14 hari ke depan mulai tanggal 10 hingga 23 Agustus 2020 mendatang. Ini adalah perpanjangan PSBB yang kedelapan kalinya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan tiga wilayah sepakat memperpanjang PSBB lantaran masih adanya peningkatan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Ini Alasan PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Lagi hingga 8 Agustus

Seperti di Kabupaten Tangerang misalnya, kata dia, ada kasus baru yang terjadi di Aeon Mall hingga menyebabkan pusat perbelanjaan tersebut ditutup.

Zaki juga mengatakan, PSBB diperpanjang untuk menekan tingkat penyebaran virus yang dibawa oleh pendatang dari Jakarta.

"PSBB tetap kita lanjutkan, untuk mencegah penularan Covid-19 yang terjadi kasus impor dari DKI Jakarta karena daerah Kabupaten Tangerang maupun Tangerang Raya yang sangat dinamis pergerakan masyaakatnya," kata Zaki melalui keterangan tertulis resmi yang diterima Kompas.com, Minggu (9/8/2020).

Untuk menekan angka penularan virus, Zaki mengatakan, pihaknya berencana akan memberlakukan pengetatan aturan bagi masyarakat. Aturan tersebut akan dibahas dalam waktu dekat.

Di Kabupaten Tangerang sendiri saat ini, tercatat kasus konfirmasi positif corona sebanyak 411 orang, rinciannya, 306 pasien berhasil sembuh, 18 pasien meninggal dan 86 masih dirawat.

Baca juga: Alasan PSBB Tangerang Raya Diperpanjang meski Sudah Keluar dari Zona Merah

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan PSBB Tangerang Raya diperpanjang berdasarkan hasil evaluasi PSBB tahap keenam dan tahap ketujuh.

"Kita mengalami peningkatan hampir di seluruh delapan kabupaten/kota di Banten, khususnya di Tangerang Raya. Saat ini masih ada 129 pasien atau sekitar 18 persen dari total kasus yang ada," kata Ati.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BNPB: Jalur Evakuasi di Gunung Semeru Harus Segera Dibangun

BNPB: Jalur Evakuasi di Gunung Semeru Harus Segera Dibangun

Regional
Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani 'Swab Test'

Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani "Swab Test"

Regional
Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Regional
Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Regional
8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Regional
Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Regional
7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Regional
Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Regional
Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X