Setelah Dicekoki Arak, Siswi SMA Diperkosa Dua Pemuda

Kompas.com - 09/08/2020, 11:56 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi


PROBOLINGGO, KOMPAS.com - SV (16), siswi SMA di Kabupaten Probolinggo, diperkosa pada malam takbir Idul Adha lalu oleh dua pemuda, HM dan MF.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Probolinggo Iptu M Maskur mengatakan, pihaknya sudah menangkap kedua pelaku.

"Rabu (5/8/2020) lalu kami menangkap kedua pelaku. Kedua pelaku merupakan warga Kecamatan Gading, statusnya tersangka tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76 D Jo Pasal 81 UU RI 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Para pelaku diancam pidana paling singkat lima tahun penjara dan paling lama 15 tahun," kata Maskur, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (9/8/2020).

Baca juga: Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Maskur menuturkan, yang melaporkan ke polisi merupakan ibu angkat dari korban. Orangtua korban saat ini berada di Malaysia sebagai TKI.

Maskur mengatakan, waktu kejadian persis di malam takbir Idul Adha 31 Juli 2020 di Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

Kejadian diawali dengan pertemanan di WhatsApp. Pelaku sering mengobrol dengan korban.

"Pelaku dan korban lalu ketemuan dan diajak ke rumah pelaku. Korban kemudian dicekoki arak hingga kesadarannya berkurang. Saat itulah pelaku dan seorang pelaku lainnya menyetubuhinya," ujar Maskur.

Baca juga: Selama 8 Tahun Gadis Ini Diperkosa Ayah, Melarikan Diri Saat Dipaksa Berhubungan Badan di Hotel

Korban kemudian pulang ke rumah keesokan harinya, dan menceritakan peristiwa itu.

"Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi guna pendalaman lebih lanjut terhadap perkara dugaan persetubuhan anak di bawah umur," pungkas Maskur. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Regional
Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Regional
'Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu'

"Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu"

Regional
Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Regional
Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Regional
Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Regional
Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X