Begal Rampas Motor Pasangan yang Sedang Pacaran, Pukul Kepala Korban dengan Martil

Kompas.com - 09/08/2020, 07:58 WIB
Tujuh komplotan begal asal Kerinci saat diamankan pihak kepolisian Kompas.com/SuwandiTujuh komplotan begal asal Kerinci saat diamankan pihak kepolisian


JAMBI, KOMPAS.com - Komplotan begal asal Kerinci yang ditangkap di Kota Jambi, kini sudah ditetapkan tersangka dan ditahan.

Mereka adalah RP (18), ES (21), AL (15), AM (17), RJ (17), SD (21) semua warga Kerinci dan EW (14) yang merupakan warga Kota Jambi.

Kasat Reskrim Polres Kerinci, Iptu Edi Mardi mengungkapkan, dari tujuh orang itu, ada yang masih di bawah umur dan masih pelajar serta mahasiswa.

"Mereka ditangkap karena membegal orang yang sedang pacaran. Dan sempat melukai korban," kata Edi, saat dihubungi dari Jambi, Minggu (9/8/2020).

Baca juga: Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

Edi menuturkan, korban sempat mengalami luka di bagian kepala, karena dipukul dengan palu.

Meskipun ada yang di bawah umur, sambung Edi semua tetap dijadikan tersangka. Untuk anak yang di bawah umur, akan diproses sesuai UU tentang peradilan anak.

Edi menceritakan, awal mulanya korban yang merupakan sepasang kekasih lagi pacaran.

Saat asyik duduk, pelaku begal datang seraya membawa parang, palu martil dan langsung mengancam korban agar memberikan motor.

"Tersangka mencoba mengambil barang milik korban; saat itu sedang duduk berdua dengan pacarnya. Korban (cowok) melawan dan sempat diancam dengan parang," kata Edi.

Melihat korban yang terus mempertahankan motornya, salah satu pelaku memukul kepala korban dengan palu.

Lalu tersangka kabur dengan membawa motor dan telepon genggam korban.

Saat pelaku pergi, korban langsung melaporkannya ke Polres Kerinci.

Setelah menerima laporan, tim bergerak dan menghimpun informasi.

Satreskrim Polres Kerinci bekerja sama dengan Ditreskrimum Polda Jambi menangkap pelaku di Kota Jambi setelah mengetahui ciri-ciri para tersangka.

Baca juga: Pelaku yang Begal Ibu Hamil di Palembang Ternyata Sudah 5 Kali Beraksi

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jambi, Kombes Pol Yudha Setyabudi saat dikonfirmasi, membenarkan terkait penangkapan terhadap 7 komplotan pelaku yang melarikan diri ke Kota Jambi tersebut.

"Kami hanya mem-back up Tim Reskrim Polres Kerinci karena pelaku beraksi di Kabupaten Kerinci dan melarikan ke Kota Jambi, dan pelaku berhasil diamankan," kata dia.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tersangka berupa 1 parang, 1 palu martil warna hitam, 1 unit telepon genggam, 1 unit motor Vario warna putih milik korban dan 2 motor yang digunakan para tersangka.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 368 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), entang Pemerasan dan Pengancaman, dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Regional
Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Regional
Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

Regional
Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Regional
Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Regional
Ketahuan Berduaan dengan Teman di Halaman Sekolah, Siswi SMA Diancam dan Diperkosa 3 Pemuda

Ketahuan Berduaan dengan Teman di Halaman Sekolah, Siswi SMA Diancam dan Diperkosa 3 Pemuda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X