Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

Kompas.com - 08/08/2020, 11:29 WIB
Uho (76), seorang nenek renta asal Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, tergeletak lemah tak berdaya sembari telanjang dan berbalut sarung lusuh ditemani ayam dan hewan peliharannya di dalam rumah, Jumat (7/8/2020). KOMPAS.com/ IRWAN NUGRAHAUho (76), seorang nenek renta asal Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, tergeletak lemah tak berdaya sembari telanjang dan berbalut sarung lusuh ditemani ayam dan hewan peliharannya di dalam rumah, Jumat (7/8/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Uho (76), seorang nenek renta asal Kampung Rarangjami, RT 02 RW 07, Kelurahan/Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, ditemukan mengenaskan tergolek telanjang dan hanya berbalut sarung lusuh di rumah reyotnya oleh tetangganya pada Jumat (7/8/2020).

Di dalam rumahnya yang tak terurus itu terdapat hewan peliharaannya, mulai dari ayam, burung dan kucing lalu lalang melewati tubuh nenek renta yang tak berdaya karena sakit usia tua.

Mulanya, pengurus wilayah setempat sudah beberapa hari tak melihat nenek renta itu keluar rumah. Ia selama ini tinggal sendirian bersama hewan peliharaannya dalam satu atap.

Baca juga: Kebahagiaan Dua Nenek di Wonogiri, Didatangi Ganjar dan Dapat Listrik Gratis

Saat ketua RT setempat bersama warga dan petugas Dinas Sosial Kota Tasikmalaya memaksa masuk rumah nenek tersebut, semuanya terkejut karena melihat pemilik rumah tergolek kesakitan tanpa busana dan kakinya hanya terbalut seutas kain sarung yang bercampur kotoran hewan dan debu.

“Saya awalnya takut ada apa-apa, makanya inisiatif melapor ke dinas terkait. Alhamdulillah kemarin langsung dibawa ke rumah sakit,” ujar Ketua RT wilayah setempat Dudin, kepada wartawan, Jumat malam.

Dudin menambahkan, selama ini nenek tersebut tinggal bersama anaknya, Aep Saepudin (55), yang berprofesi sebagai satpam di salah seorang rumah pejabat Pemkot Tasikmalaya.

Namun, anaknya yang selama ini bekerja penuh 24 jam sudah beberapa tahun terakhir jarang pulang hingga membuat ibu kandungnya sakit-sakitan dan tak terurus.

Anaknya pulang ke rumah sang ibu hanya sebentar karena kerja menjadi satpam penuh waktu.

Aep juga telah berpisah dengan istri dan anak-anaknya sehingga jarang pulang ke rumah ibunya.

“Memang dua hari terakhir ini kelihatannya sakit. Dari luar terlihat tertidur di kasurnya, biasanya suka ada keluar rumah. Seringnya di rumah ditemani hewan peliharaan. Anaknya kan bekerja sebagai satpam, makanya waktunya tak banyak di rumah,” ungkapnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Tanggapan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Tanggapan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Regional
Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X