PHK Marak akibat Corona, Pengajuan Klaim JHT di Batam Tembus 1,48 Juta Kasus

Kompas.com - 07/08/2020, 13:05 WIB
Ilustrasi PHK akibat Covid-19 Shutterstock/Blue Planet StudioIlustrasi PHK akibat Covid-19

BATAM, KOMPAS.com – Tingginya Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK) yang terjadi di Indonesia hingga mencapai diangka 1.132.117 pekerja sejak awal Maret 2020 sampai 31 Juli 2020 selama pandemi Covid-19, secara tidak langsung berpengaruh pada peningkatan jumlah klaim Jaminan Hari Tua ( JHT) yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto ditemui di Batam mengungkapkan bahwa terhitung hingga Juli 2020, jumlah pengajuan klaim JHT mencapai 1,48 juta kasus atau meningkat 19 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp 18,17 triliun atau meningkat 23 persen (yoy).

Jika dilihat dari jumlah pengajuan klaim sepanjang bulan Juli 2020, terjadi lonjakan sebesar 67 persen atau sebanyak 329.300 klaim dengan nominal Rp 3,82 triliun, dimana jumlah tersebut meningkat 60 persen dibanding nominal klaim JHT sepanjang bulan Juli tahun 2019.

Baca juga: Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

“Saat ini terjadi peningkatan jumlah pengajuan klaim JHT yang mencapai 1,48 juta kasus atau meningkat 19 persen,” kata Agus ditemui usai meninjau pelayanan di kantor BPJAMSOSTEK Batam Nagoya, Kamis (6/8/2020) kemarin siang.

Meski terjadi peningkatan jumlah klaim, Agus meyakinkan bahwa BPJAMSOSTEK siap untuk menghadapi gelombang PHK, dengan menyediakan berbagai kanal klaim yang dapat digunakan oleh peserta melalui protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) yang terdiri dari kanal online, offline dan kolektif.

Protokol yang telah diperkenalkan sejak bulan Maret 2020 lalu ini telah mendapatkan respon positif dari peserta maupun para pemangku kepentingan.

Baca juga: Pria Ini Mengaku Korban PHK yang Bertahan Hidup Minum Air Putih, Warga Sekitar Kaget dan Kecewa

Bahkan kini bagi peserta yang mengalami kesulitan mengakses Lapak Asik online, dapat dilayani langsung di kantor cabang BPJAMSOSTEK seluruh Indonesia melalui Lapak Asik offline dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Untuk memastikan pelayanan Lapak Asik offline berjalan dengan baik, makanya saya melakukan peninjauan langsung ke lapangan bersama dengan Anggota Dewan Pengawas, Rekson Silaban di Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Batam Nagoya ini,” terang Agus.

Agus mengungatakan Lapak Asik offline ini dinilai aman, sebab tidak mempertemukan petugas BPJAMSOSTEK dan peserta secara langsung, melainkan melalui bilik-bilik yang dilengkapi layar monitor dan terhubung dengan petugas secara video conference untuk kebutuhan komunikasi dan verifikasi data.

Baca juga: Bupati Tangerang: 14.910 Karyawan Kena PHK, Juli Nanti Tambah Lagi 8.000

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 22 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 April 2020

UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 April 2020

Regional
Pecalang Ikut Jaga Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bali, Demonstran Bernyanyi dan Baca Puisi

Pecalang Ikut Jaga Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bali, Demonstran Bernyanyi dan Baca Puisi

Regional
30 Elemen Mahasiswa Jember Kembali Gelar Aksi Tolak UU Cipta Kerja

30 Elemen Mahasiswa Jember Kembali Gelar Aksi Tolak UU Cipta Kerja

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Oktober 2020

Regional
Menyoal Mayat Perempuan Hangus Dalam Mobil Terbakar di Sukoharjo, Ada Selotip di Tangan dan Luka di Dahi

Menyoal Mayat Perempuan Hangus Dalam Mobil Terbakar di Sukoharjo, Ada Selotip di Tangan dan Luka di Dahi

Regional
'Saya Percaya Kematian Anak Saya Tak Sia-sia karena Membela Ibunya'

"Saya Percaya Kematian Anak Saya Tak Sia-sia karena Membela Ibunya"

Regional
Masih Zona Oranye, Lebak Perpanjang PSBB hingga 19 November 2020

Masih Zona Oranye, Lebak Perpanjang PSBB hingga 19 November 2020

Regional
Rekonstruksi Penganiayaan Pemuda di Selayar, 6 Tersangka Peragakan 44 Adegan

Rekonstruksi Penganiayaan Pemuda di Selayar, 6 Tersangka Peragakan 44 Adegan

Regional
Menjelang Pensiun, Purwanto Masih Semangat Mendidik Siswa Berkebutuhan Khusus Selama Pandemi

Menjelang Pensiun, Purwanto Masih Semangat Mendidik Siswa Berkebutuhan Khusus Selama Pandemi

Regional
Sistem Buka Tutup Masih Berlaku di Kota Bandung untuk Cegah Covid-19

Sistem Buka Tutup Masih Berlaku di Kota Bandung untuk Cegah Covid-19

Regional
Ribuan Buruh dari Serang yang Menuju Istana Presiden Dihadang Polisi

Ribuan Buruh dari Serang yang Menuju Istana Presiden Dihadang Polisi

Regional
Jalur Pendakian Gunung Slamet via Banyumas Dibuka, Pendaki Wajib Bawa Surat Sehat

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Banyumas Dibuka, Pendaki Wajib Bawa Surat Sehat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X