Longboat Terbakar Saat Mencari Ikan, 10 Nelayan Berlindung di Balik Rumpon

Kompas.com - 06/08/2020, 20:22 WIB
Perahu longboat milik nelayan Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara terbakar saat sedang mencari ikan di perairan karang kapota Wakatobi, Kamis (6/8/2020) dinihari. 10 orang nelayan ditemukan dalam keadaan dan sebagian dievakuasi Tim Pos SAR Wakatobi. Humas Basarnas KendariPerahu longboat milik nelayan Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara terbakar saat sedang mencari ikan di perairan karang kapota Wakatobi, Kamis (6/8/2020) dinihari. 10 orang nelayan ditemukan dalam keadaan dan sebagian dievakuasi Tim Pos SAR Wakatobi.

WAKATOBI, KOMPAS.com – Sebuah perahu longboat milik nelayan Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara terbakar saat sedang mencari ikan di Perairan Karang Kapota Wakatobi, Kamis (6/8/2020) dinihari. 

10 orang nelayan ditemukan dalam keadaan dan sebagian dievakuasi Tim Pos SAR Wakatobi.

“Kita menerima informasi ada longboat kecelakaan yaitu terbakar di bagian mesin. Mendengar laporan tersebut kami menindak lanjuti menurunkan Tim SAR gabungan dari Wakatobi,” kata Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi, melalui pesan pendeknya, Kamis (6/8/2020). 

Baca juga: Hutan Baluran Situbondo yang Terbakar Meluas Capai 15 Hektar

Sebelumnya, 10 orang nelayan dengan menggunakan longboat sepanjang 12 meter ini keluar melaut berangkat dari pelabuhan Matina Wanci.

Para nelayan tersebut mencari dan memanah ikan di bagian tenggara Karang Kapota, Rabu (5/8/2020) sore.

Saat mencari dan memanah ikan, malamnya mesin longboat tersebut terbakar dan menghanguskan bagian belakang longboat yang terbuat dari kayu. 

Belum diketahui diketahui penyebabnya terjadinya kebakaran tersebut. 

10 orang nelayan yang merupakan warga Desa Bente, Kecamatan Wangi-wangi, berhasil menyelamatkan diri dan sebagian berlindung di rumpon ikan yang terapung. 

“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh POB dalam keadaan selamat  di antara karang kapota dan karang kaledupa,” ujar Aris. 

Baca juga: 5 Hektar Hutan Baluran Situbondo Terbakar karena Puntung Rokok Dibuang Sembarangan

Ia menambahkan, 4 orang nelayan kemudian dievakuasi dengan menggunakan perahu karet milik SAR sedangkan 6 orang nelayan lainnya menunggu di rumpon ikan. 

“6 nelayan ini menunggu di rompon untuk menarik longboat dgn menggunakan kapal milik rekan korban yang sudah dalam perjalanan,” ucap Aris. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Regional
Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Regional
Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Regional
Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

Regional
Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Regional
Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X