5 Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 Dilimpahkan ke Kejaksaan, 7 Masih Buron

Kompas.com - 06/08/2020, 17:19 WIB
Aparat Gabungan TNI dan Polri masih masih berjaga di depan RS Dadi pasca datangnya puluhan massa yang hendak mengambil paksa jenazah yang terkonfirmasi Covid-19, Rabu (10/6/2020) malam. KOMPAS.COM/HENDRA CIPTOAparat Gabungan TNI dan Polri masih masih berjaga di depan RS Dadi pasca datangnya puluhan massa yang hendak mengambil paksa jenazah yang terkonfirmasi Covid-19, Rabu (10/6/2020) malam.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Penyidik Satreskrim Polrestabes Makassar melimpahkan lima tersangka kasus pengambilan paksa jenazah Covid-19 ke Kejaksaan setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul mengatakan, lima tersangka tersebut tiga di antaranya berasal dari kasus pengambilan jenazah di RS Stella Maris Makassar.

Sementara dua tersangka lainnya dari insiden pengambilan paksa jenazah di RS Dadi Makassar.

"Di Rumah Sakit Dadi ini ada sembilan yang ditetapkan tersangka. tujuh lainnya masih dalam tahap pencarian. Baru dua yang dilakukan penahanan," kata Agus, Kamis (6/8/2020).

Baca juga: Jemput Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Warga Lombok Barat Terancam Tak Diterima Berobat

Agus mengatakan, tujuh tersangka kasus pengambilan jenazah yang masih buron tersebut bakal dipisahkan berkas perkaranya dengan para tersangka yang dilimpahkan ke kejaksaan hari ini.

Dalam pelimpahan itu, keempat tersangka disangkakan Pasal 214, 335, dan 336 KUHP serta UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.

"Kalau yang tujuh ini dalam pencarian tidak menutup kemungkinan besok-besok berkas perkaranya akan terpisah sendiri," ujar Agus.

Dengan pelimpahan tersebut, para tersangka bakal menjalani persidangan. Mereka saat ini menjadi tahanan jaksa penuntut umum.

Baca juga: Tiga dari 10 Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 Tidak Ditahan, Ini Alasan Polisi

Sebelumnya diberitakan kasus pengambilan jenazah pasien Covid-19 di RSUD Dadi terjadi Rabu (3/6/2020). Ketika itu ada sekitar 100 orang yang memaksa mengambil pasien yang saat itu berstatus PDP.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X