Polres Cianjur Geledah Rumah Bos Arisan HA

Kompas.com - 06/08/2020, 15:55 WIB
Sejumlah anggota Satreskrim Polres Cianjur, Jawa Barat, tengah memasang garis polisi pada salahsatu bangunan di halaman belakang rumah milik HA alias A (46), Sabtu (1/8/2020). HA dipolisikan sejumlah anggotanya  karena diduga tak kunjung mencairkan paket arisan sebagaimana telah dijanjikan. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSejumlah anggota Satreskrim Polres Cianjur, Jawa Barat, tengah memasang garis polisi pada salahsatu bangunan di halaman belakang rumah milik HA alias A (46), Sabtu (1/8/2020). HA dipolisikan sejumlah anggotanya karena diduga tak kunjung mencairkan paket arisan sebagaimana telah dijanjikan.

CIANJUR, KOMPAS.com - Polres Cianjur, Jawa Barat, menggeledah rumah HA alias A (46), pengelola arisan dan bisnis investasi yang diduga melakukan penipuan.

Penggeledahan rumah yang berlokasi di Kampung Limbangan, Desa Limbangansari, Cianjur, itu untuk mencari alat bukti dan petunjuk yang berkaitan dengan laporan yang sedang ditangani. 

"Ada enam ruangan yang digeledah kemarin," kata Perwira Urusan Humas Polres Cianjur Ipda Ade Novi Dwiharyanto kepada Kompas.com, Kamis (6/8/2020).

Baca juga: Peredaran Narkoba di Jabar Naik 200 Persen Saat Pandemi Covid-19

Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas mengamankan sejumlah berkas dan dokumen terkait.

Berkas tersebut berupa bukti penyerahan uang dari konsumen (anggota arisan) kepada terlapor dan bukti pengiriman barang dari terlapor kepada konsumen.

Selain itu, menurut Ade, rekaman CCTV dan beberapa barang sisa paket arisan yang ada di lokasi juga turut disita oleh petugas.

"HA sendiri saat ini statusnya masih terlapor. Penyidik akan minta bantuan saksi ahli," ujar dia.

Baca juga: Nadine, Bayi Usia 6 Bulan yang Terkendala Biaya Operasi Rp 2 Miliar

Diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota arisan melaporkan HA alias A (46), pengelola sekaligus penanggung jawab arisan ke Polres Cianjur, Jawa Barat.

Pasalnya, paket arisan yang telah dijanjikan pihak terlapor tak kunjung terealisasi sampai tenggat waktu yang telah disepakati bersama.

HA sendiri mengelola sejumlah paket arisan seperti umrah, hewan kurban, alat elektronik, perabotan rumah tangga hingga kendaraan dan lainnya.

Baca juga: Polisi: Bos Arisan HA Dilaporkan Atas Dugaan Tindak Pidana dan Pelanggaran UU Perbankan

Anggota arisan ini tak hanya warga Cianjur, namun juga ada yang dari luar daerah, seperti dari Sukabumi, Bandung, dan Bandung Barat.

Menurut informasi yang didapat dari polisi, HA meninggalkan rumahnya sejak 27 Juli 2020.

Adapun nilai dugaan kerugian materi yang dialami para korban ditaksir mencapai miliaran rupiah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Uji Klinis Vaksin Covid-19, Sudah 1.089 Relawan Disuntik

Update Uji Klinis Vaksin Covid-19, Sudah 1.089 Relawan Disuntik

Regional
Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga yang Pasien Dikuburkan

Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga yang Pasien Dikuburkan

Regional
16 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Sembuh dari Covid-19, Dipulangkan Hari Ini

16 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Sembuh dari Covid-19, Dipulangkan Hari Ini

Regional
Polisi Tangkap Oknum ASN yang Cabuli Anak di Buton

Polisi Tangkap Oknum ASN yang Cabuli Anak di Buton

Regional
Sejarawan UGM Tanggapi Kontroversi Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI

Sejarawan UGM Tanggapi Kontroversi Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI

Regional
Tiga Bocah Temukan Janin Bayi di Sungai Cidurian Bandung, Diduga Hasil Aborsi

Tiga Bocah Temukan Janin Bayi di Sungai Cidurian Bandung, Diduga Hasil Aborsi

Regional
Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Regional
Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Regional
Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Regional
Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Regional
Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Regional
Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Regional
Kisah Meli Sang Juara LIDA 2020 Asal Cianjur, Hidup Sederhana di Rumah Reyot

Kisah Meli Sang Juara LIDA 2020 Asal Cianjur, Hidup Sederhana di Rumah Reyot

Regional
Gatot Nurmantyo: KAMI Bukan Alat buat 'Nyapres', kalau Jadi Partai Saya Keluar...

Gatot Nurmantyo: KAMI Bukan Alat buat "Nyapres", kalau Jadi Partai Saya Keluar...

Regional
Bupati Kecam Aksi Vandalisme Mushala di Tangerang, MUI Minta Polisi Usut Tuntas

Bupati Kecam Aksi Vandalisme Mushala di Tangerang, MUI Minta Polisi Usut Tuntas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X