Menag Persilahkan Madrasah Dibuka Kembali, Ini Alasannya

Kompas.com - 06/08/2020, 14:55 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi saat mengunjungi UIN SMH Banten KOMPAS.com/RASYID RIDHOMenteri Agama Fachrul Razi saat mengunjungi UIN SMH Banten

SERANG, KOMPAS.com - Menteri Agama Fachrul Razi mempersilahkan sekolah madrasah untuk membuka kembali kegiatan belajar mengajar tatap muka di tengah pandemi Covid-19

Menurutnya, keputusan tersebut diserahkan kembali kepada pihak sekolah tingkat MI, MTs maupun MA, apakah sudah siap dibuka atau belum.

"Dua hari yang lalu saya dengan Pak Mendikbud (Nadiem Makarim) sudah punya kesepakatan untuk sekolah sekolah yang madarasah maupun sekolah umum yang akan buka silahkan buka," kata Fachrul kepada wartawan di Kampus UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten. Kamis (6/8/2020).

Meski dibuka, pihak sekolah harus memperhitungkan beberapa hal sebelum dibuka kembali. Seperti lingkungan sekolah, ustaz, gurunya, dan santri atau muridnya benar-benar aman dari Covid-19.

"Kemudian membentuk protokol kesehatan yang ketat. Kalau itu dilakukan Insyaallah baik," ujar Fachrul.

Baca juga: Sekolah di Tangerang Raya Aktif Mulai September 2020, Ini Tahapannya

Kota/kabupaten zona merah, tapi desanya bisa saja zona hijau...

Selain itu, keputusan madrasah dibuka kembali diserahkan kepada pihak sekolahnya masing-masing dan pemerintah daerah.

"Kita tidak hitung zona lagi, karena zona merah itu kan Kabupaten Kota. Bisa saja Kabupaten Kota zona merah sebutulnya desa-desa sudah hijau," tegas Fachrul.

Dia mencontohkan, kesuksesan ribuan pondok pesantren di Indonesia yang sudah dibuka. Meskipun didapati ada kasus baru tapi tidak banyak.

"Begitu juga pesantren. Buktinya sudah sekian ribu yang membuka, yang kena Covid-19 kalau enggak salah hanya tiga. Kalau hitungan persentasenya, 0,0000 sekian persen," kata Menag Fachrul

Baca juga: Buka Lapangan Kerja di Tengah Pandemi, Ustaz Ahmad Rintis Bisnis Ojek Online Pesantren

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerkosa Anak Dihukum Cambuk 169 Kali, Menyerah pada Hitungan ke-57

Pemerkosa Anak Dihukum Cambuk 169 Kali, Menyerah pada Hitungan ke-57

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Kegiatan Dewan akan Dilakukan Secara Virtual

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Kegiatan Dewan akan Dilakukan Secara Virtual

Regional
Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Regional
Seorang Polwan di Muba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Seorang Polwan di Muba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Regional
Saat Rekonstruksi Terungkap Awal Mula Ibu Bunuh Anak karena Sulit Belajar Online

Saat Rekonstruksi Terungkap Awal Mula Ibu Bunuh Anak karena Sulit Belajar Online

Regional
Cerita Pencuri Kembalikan Emas 40 Gram Milik Korban, Minta Bantuan Sang Istri

Cerita Pencuri Kembalikan Emas 40 Gram Milik Korban, Minta Bantuan Sang Istri

Regional
Ada Bayi Terpapar Covid-19 dari Klaster Ponpes Banyumas

Ada Bayi Terpapar Covid-19 dari Klaster Ponpes Banyumas

Regional
KPU Salah Ketik, Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada Dalam Surat Penetapan

KPU Salah Ketik, Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada Dalam Surat Penetapan

Regional
Bangun 23 Titik Super Wifi di Labuan Bajo, Menkominfo: Jangkauannya Radius 500 Meter

Bangun 23 Titik Super Wifi di Labuan Bajo, Menkominfo: Jangkauannya Radius 500 Meter

Regional
Satpol PP Kota Semarang Minta Warga Lapor Bila Ada Atraksi Topeng Monyet

Satpol PP Kota Semarang Minta Warga Lapor Bila Ada Atraksi Topeng Monyet

Regional
Bos MeMiles Divonis Bebas, Jaksa Masih Berpikir untuk Ajukan Kasasi

Bos MeMiles Divonis Bebas, Jaksa Masih Berpikir untuk Ajukan Kasasi

Regional
Ridwan Kamil Kukuhkan Tujuh Penjabat Sementara Bupati dan Wali Kota

Ridwan Kamil Kukuhkan Tujuh Penjabat Sementara Bupati dan Wali Kota

Regional
30 Orang di Sleman Sembuh dari Covid-19, Sebagian Tenaga Kesehatan

30 Orang di Sleman Sembuh dari Covid-19, Sebagian Tenaga Kesehatan

Regional
Jawa Barat Siap Bangkitkan Industri Wisata MICE

Jawa Barat Siap Bangkitkan Industri Wisata MICE

Regional
Suruh Istrinya Kembalikan Sebagian Emas Curian kepada Korban, Pencuri Ini Ditangkap

Suruh Istrinya Kembalikan Sebagian Emas Curian kepada Korban, Pencuri Ini Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X