Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-kawan IDI...

Kompas.com - 06/08/2020, 13:23 WIB
I Gede Ari Astina atau Jerinx SID memenuhi panggilan Polda Bali terkait laporan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik, Kamis (6/8/2020). KOMPAS.com/IMAM ROSIDINI Gede Ari Astina atau Jerinx SID memenuhi panggilan Polda Bali terkait laporan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik, Kamis (6/8/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - I Gede Ari Astina atau Jerinx SID mendatangi Polda Bali pada Kamis (6/8/2020).

Kedatangan Jerix untuk memenuhi panggilan polisi sebagai saksi setelah dilaporkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Bali karena menyebut IDI dan rumah sakit sebagai kacung WHO.

Jerinx mengatakan jika ia tak ada niatan untuk menyakiti perasaaan IDI. Menurutnya status yang ia tulis murni sebaai bentuk krtik sebagai warga negara.

"Saya ingin menegaskan sekali lagi saya tak punya kebencian dan niat menghancurkan atau menyakiti perasaan kawan-kawan IDI. Jadi, ini 100 persen sebuah kriritkan," kata dia.

Baca juga: Jerinx SID Juga Dilaporkan ke Polisi karena Sebut Seorang Warga Tua dan Bego

Jerinx menyebut, tidak ada yang salah dalam unggahannya di akun instagramnya.

"Saya yakin 100 persen. Itu yang saya lakukan benar. karena Saya enggak bermaksud negatif atau buruk. Yang saya lakukan murni kritik sebagai warga negara," kata Jerinx, di Mapolda Bali, Kamis.

Jerinx tiba di Gedung Direktorat Kriminal Khusus Polda Bali pukul 10.30 Wita didampingi pegacaranya, Wayan Gendo Suardana.

Baca juga: Datangi Polda Bali, Jerinx Mengaku Unggahannya Merupakan Kritik


IDI Bali merasa terhina

Beberapa waktu lalu Ketua IDI Bali I Gede Putra Suteja mengatakan, pihaknya telah melaporkan Jerinx salah satunya karena menuding IDI sebagai kacungnya WHO.

Dia mengatakan, IDI sebagai sebuah organisasi merasa terhina dengan unggahan Jerinx di akun media sosialnya.

"Iya, terkait menghina IDI sebagai kacungnya WHO, IDI ikatan apa itu. Kita kan organisasi kan merasa terhina tehadap hal itu," kata Suteja, saat dihubungi, Selasa (4/8/2020).

Suteja mengatakan, terkait laporan tersebu, pihak IDI telah menyerahkan seluruhnya ke proses hukum.

Baca juga: Jerinx Diperiksa Polisi Kamis Besok, Kuasa Hukum: Sepanjang Tak Ada Emergency Pasti Datang

"Karena ada menghina, saya lapor kalau unsurnya memenuhi kan ditindaklanjuti (polisi). Kalau tidak, ya silakan berargumen di pengadilan," kata dia.

Sementara itu Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi mengatakan ujaran kebencian tersebut diunggah di Instagram milik Jerinx.

"Jadi, yang dilaporkan terkait dengan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik melalui medsos di akun Instagram-nya dia," kata Syamsi, saat dihubungi, Selasa (4/8/2020).

Ia mengatakan, unggahan yang dilaporkan salah satunya yakni menyebut IDI dan rumah sakit sebagai kacung WHO.

Baca juga: Unggahan Jerinx yang Sebut IDI Kacung WHO Berawal dari Keresahan Syarat Rapid Test

Adapun kalimat yang dimaksud yakni, "Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan Rumah Sakit dengan seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan tes Covid-19".

Karena status tersebut, Jerinx diduga melanggar Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45A Ayat (2) dan/atau Pasal 27 Ayat (3) Jo Pasal 45 Ayat (3) UU Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Imam Rosidin | Editor: Robertus Belarminus)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Relawan Uji Vaksin, Ridwan Kamil Jalani Proses Pengambilan Darah

Jadi Relawan Uji Vaksin, Ridwan Kamil Jalani Proses Pengambilan Darah

Regional
Video Viral Bupati Alor Siap Mundur jika Ada Warga yang Meninggal karena Corona

Video Viral Bupati Alor Siap Mundur jika Ada Warga yang Meninggal karena Corona

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 September 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 September 2020

Regional
Ini Alasan Ridwan Kamil Pindah Kantor ke Depok

Ini Alasan Ridwan Kamil Pindah Kantor ke Depok

Regional
Cegah Klaster Perkantoran, Wali Kota Salatiga Wajibkan Instansi Miliki Akun Medsos

Cegah Klaster Perkantoran, Wali Kota Salatiga Wajibkan Instansi Miliki Akun Medsos

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 30 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 30 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 30 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 30 September 2020

Regional
2 Rumah di Bima Ludes Terbakar, Satu Penghuni Tewas Terpanggang

2 Rumah di Bima Ludes Terbakar, Satu Penghuni Tewas Terpanggang

Regional
Warga Kebumen yang Pakai Masker di Luar Rumah Diberi Uang Tunai

Warga Kebumen yang Pakai Masker di Luar Rumah Diberi Uang Tunai

Regional
Tol Manado-Bitung Dibuka 24 Jam, Selama 2 Minggu Gratis

Tol Manado-Bitung Dibuka 24 Jam, Selama 2 Minggu Gratis

Regional
Mencoret Mushala dan Merusak Al Quran, Pemuda 18 Tahun Jadi Tersangka

Mencoret Mushala dan Merusak Al Quran, Pemuda 18 Tahun Jadi Tersangka

Regional
Densus 88 Geledah Rumah Penjual Pakaian di Gunungkidul

Densus 88 Geledah Rumah Penjual Pakaian di Gunungkidul

Regional
Warga Palembang Ramai-ramai Berburu Janda Bolong, Pedagang Untung Besar

Warga Palembang Ramai-ramai Berburu Janda Bolong, Pedagang Untung Besar

Regional
Gubernur Papua Barat: Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Tenaga Medis Bekerja Tak Kenal Lelah

Gubernur Papua Barat: Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Tenaga Medis Bekerja Tak Kenal Lelah

Regional
Pendatang Tak Pakai Masker di Solo, Siap-siap Bersihkan Sungai 30 Menit

Pendatang Tak Pakai Masker di Solo, Siap-siap Bersihkan Sungai 30 Menit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X