46 Warga yang Sudah Meninggal Masih Terdata sebagai Pemilih di Kota Semarang

Kompas.com - 06/08/2020, 12:15 WIB
Ilustrasi KOMPASIlustrasi

SEMARANG, KOMPAS.com - Tahapan Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih (PPDP) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 masih terus berlangsung di Kota Semarang.

Memasuki hari ke-15, tercatat ada sebanyak 46 pemilih diketahui sudah meninggal dunia di Kecamatan Gayamsari, Kecamatan Semarang Utara, dan Kecamatan Semarang Timur.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Semarang, Nining Susanti mengatakan, dari hasil pengawasan sementara oleh Panwaslu Kecamatan ditemukan 43 pemilih yang sudah meninggal dunia paling banyak di tujuh kelurahan di Kecamatan Gayamsari.

"Di antaranya 5 orang di Kelurahan Tambahrejo, Kelurahan Kaligawe 4 orang, Kelurahan Sawah Besar 2 orang, Kelurahan Sambirejo 7 orang, Kelurahan Pandean Lamper 17 orang dan Kelurahan Gayamsari 8 orang," kata Nining saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2020) malam.

Baca juga: 48.472 Data Pemilih di Kota Semarang Tak Memenuhi Syarat

Sementara untuk Kecamatan Semarang Utara terdapat di Kelurahan Bandarharjo sebanyak 2 orang dan Kecamatan Semarang Timur sebanyak 1 orang.

Nining mengatakan, dalam tahapan Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih, petugas juga menemukan sebanyak 48.472 pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

"Hal itu dikarenakan selain meninggal dunia juga ada yang alih status dulunya sipil menjadi anggota TNI/Polri, pindah domisili secara administrasi, dan pemilih yang belum berumur 17 tahun dan belum menikah," jelasnya.

Nining mengaku, menjelang Pilkada 2020 pihaknya tidak mendapatkan akses data A.KWK yang digunakan untuk mencoklit oleh KPU hingga 13 Agustus mendatang.

"Kami tidak mendapatkan akses data A.KWK yang digunakan untuk mencoklit oleh KPU. Oleh karena itu, kami mengumpulkan data-data pemilih untuk memverifikasi kita pastikan dan berikan sara perbaikan untuk ditindaklanjuti KPU," ungkapnya.

Baca juga: Jokowi Harap Partisipasi di Pilkada 2020 Tetap Tinggi meski di Tengah Pandemi

Sedangkan, keseluruhan pemilih yang sudah dicoklit sebanyak 50 persen dari total jumlah pemilih dalam A.KWK 1.275.121 jumlah penduduk Kota Semarang.

“Berdasarkan hasil pengawasan didapatkan temuan pemilih TMS yang masih tercantum di A.KWK dan server https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id/ yang kita coba akses secara berjenjang," ujarnya.

Sebelumnya, Bawaslu Kota Semarang mencatat hingga 30 Juli 2020, jumlah pemilih yang telah dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) sebanyak 639.378.

Dari jumlah tersebut ditemukan sebanyak 48.472 pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Sementara jumlah pemilih baru sebanyak 9.036, pemilih sesuai sebanyak 573.278, dan pemilih ubah data sebanyak 8.592.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekda Bener Meriah dan Istrinya Positif Covid-19, Jalani Karantina Mandiri

Sekda Bener Meriah dan Istrinya Positif Covid-19, Jalani Karantina Mandiri

Regional
Seorang Wanita Tewas usai Diperkosa 5 Pria di Pinggir Sungai

Seorang Wanita Tewas usai Diperkosa 5 Pria di Pinggir Sungai

Regional
Menangis dan Celana Berlumuran Darah Saat Tiba di Rumah, Bocah SD Ini Mengaku Dicabuli Tetangga

Menangis dan Celana Berlumuran Darah Saat Tiba di Rumah, Bocah SD Ini Mengaku Dicabuli Tetangga

Regional
Gegara Kata 'Nyawiji', Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Wonogiri Gagal

Gegara Kata "Nyawiji", Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Wonogiri Gagal

Regional
Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Mulai Lakukan Tes Swab di Pondok Pesantren

Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Mulai Lakukan Tes Swab di Pondok Pesantren

Regional
Seorang ASN Kesbangpol Kudus Positif Covid-19, Sempat Ikut Rapat di Kantor

Seorang ASN Kesbangpol Kudus Positif Covid-19, Sempat Ikut Rapat di Kantor

Regional
Sekolah Tatap Muka Masuk Tahap Finalisasi, Risma: Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Sekolah Tatap Muka Masuk Tahap Finalisasi, Risma: Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Regional
Kemudi Rusak, Truk Tangki Tabrak Rumah di Pelalawan, Bocah 11 Tahun Tewas

Kemudi Rusak, Truk Tangki Tabrak Rumah di Pelalawan, Bocah 11 Tahun Tewas

Regional
Detik-detik Truk Tangki Tabrak Rumah di Jalintim Riau yang Mengakibatkan 1 Orang Tewas, 2 Luka-luka

Detik-detik Truk Tangki Tabrak Rumah di Jalintim Riau yang Mengakibatkan 1 Orang Tewas, 2 Luka-luka

Regional
Kabur dari Rumah Sakit, Pasien Covid-19 Meninggal di Rumahnya 2 Hari Kemudian

Kabur dari Rumah Sakit, Pasien Covid-19 Meninggal di Rumahnya 2 Hari Kemudian

Regional
Gubernur Kaltim Tunjuk 5 Pjs Gantikan Kepala Daerah yang Cuti Kampanye

Gubernur Kaltim Tunjuk 5 Pjs Gantikan Kepala Daerah yang Cuti Kampanye

Regional
Strategi Kampanye Calon Petahana Lawan Kotak Kosong di Pilkada Kota Semarang

Strategi Kampanye Calon Petahana Lawan Kotak Kosong di Pilkada Kota Semarang

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 September 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 September 2020

Regional
Pemkot Tegal Tes Swab Warga yang Hadiri Konser Dangdut Wakil Ketua DPRD

Pemkot Tegal Tes Swab Warga yang Hadiri Konser Dangdut Wakil Ketua DPRD

Regional
Kronologi Pengemudi Perempuan Tabrak Keluarga Pengemis, Panik dan Injak Gas Saat Ponselnya Jatuh

Kronologi Pengemudi Perempuan Tabrak Keluarga Pengemis, Panik dan Injak Gas Saat Ponselnya Jatuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X