Dokter RSUD Kota Madiun Positif Covid-19, 30 Tenaga Medis Jalani Tes Swab

Kompas.com - 05/08/2020, 19:54 WIB
DIBUKA—Ruang pelayanan instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Sogaten Kota Madiun dibuka kembali setelah ditutup 12 jam untuk sterilisasi menyusul satu dokter yang bertugas positif terpapar corona, Rabu (5/8/2020). KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIDIBUKA—Ruang pelayanan instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Sogaten Kota Madiun dibuka kembali setelah ditutup 12 jam untuk sterilisasi menyusul satu dokter yang bertugas positif terpapar corona, Rabu (5/8/2020).

MADIUN, KOMPAS.com - Sebanyak 30 tenaga medis yang bekerja di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sogaten, Kota Madiun, menjalani tes swab setelah salah satu dokter di unit layanan itu dinyatakan positif Covid-19.

Sebanyak 27 di antara tenaga medis itu dikarantina di Asrama Haji, Kota Madiun.

Baca juga: Seminggu Karantina Mandiri, Kepala BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19

Direktur RSUD Sogaten Agus Nurwahyudi mengatakan, dokter yang dinyatakan positif Covid-19 itu berstatus tanpa gejala dan tak memiliki penyakit bawaan. Dokter yang positif Covid-19 itu menjalani karantina mandiri.

“Jadi ada 27 perawat di isolasi mandiri di asrama haji Kota Madiun. Sementara tiga dokter menjalani isolasi mandiri,” kata Agus saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (5/8/2020).

 

Agus belum mengetahui dari mana dokter positif Covid-19 itu tertular. Ia menjelaskan, dokter itu menjalani tes swab karena pernah menangani pasien yang kemudian dinyatakan positif Covid-19.

Agus mengatakan, 30 tenaga medis yang menjalani tes swab itu harus antre. Sebab, tes swab dilakukan petugas Dinkes Kota Madiun.

Baca juga: 10 Jam Bersembunyi di Puncak Pohon Kelapa, Pria yang Bunuh 2 Anaknya Ditangkap

Selain 30 tenaga medis itu, keluarga dokter yang dinyatakan positif Covid-19 juga akan menjalani tes swab.

Agus memastikan, hal ini tak mengganggu operasional IGD RSUD Sogaten. Pihak RSUD Sogaten memperbantukan sejumlah tenaga medis dari unit lain untuk menggantikan mereka yang dikarantina.

IGD ditutup

Selain pemeriksaan 30 tenaga medis, IGD rumah sakit milik Pemkot Madiun juga ditutup selama 12 jam untuk sterilisasi ruangan dan alat-alat kesehatan.

“Pembersihan (sterilisasi) menyeluruh kami lakukan kemarin mulai pukul 10 hingga tengah malam kemarin. Pelayanan di UGD terhenti hingga 12 jam,” kata Agus.

Agus mengatakan pelayanan IGD kembali dibuka sejak tadi pagi setelah dilakukan sterilisasi ruangan dan alat-alat kesehatan.

Pembersihan tidak hanya dengan cairan disinfektan saja, tim juga mengerahkan alat yang memancarkan sinar ultraviolet sehingga ruangan IGD steril dan aman untuk melakukan pelayanan kesehatan.

Bila warga membutuhkan pelayanan instalasi tersebut maka langsung diarahkan ke unit lain. Ia mencontohkan bila ada warga yang membutuhkan persalinan maka langsung diarahkan jalur lain.

Agus menjamin saat ini kondisi RSUD Kota Madiun aman bagi seluruh warga yang ingin berobat dirumah sakit.

“Semua unit pelayanan jalan dan aman semuanya,” ujar Agus.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Regional
4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

Regional
Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X