KILAS DAERAH

Kilas Daerah Jawa Tengah

Ganjar Tawarkan Channel Youtube-nya untuk Siarkan Pentas Virtual Seniman Jateng

Kompas.com - 05/08/2020, 15:38 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, saat menerima kedatangan sejumlah perwakilan seniman Jateng di kantornya, Rabu (5/8/2020). DOK. Humas Pemprov Jawa TengahGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, saat menerima kedatangan sejumlah perwakilan seniman Jateng di kantornya, Rabu (5/8/2020).

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menawarkan channel Youtube-nya yang memiliki subscriber cukup besar sebagai saluran penyiaran panggung seniman-seniman Jawa Tengah (Jawa Tengah).

“Sejalan dengan itu, seniman harus bisa mengoptimalkan potensi lain pada dirinya agar tetap survive. Jangan hanya menggantungkan pada seni, bisa dengan jualan makanan, buat masker, atau apapun itu,” kata Ganjar, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Hal tersebut dikatakan Ganjar, saat menerima kedatangan sejumlah perwakilan seniman Jateng di kantornya, Rabu (5/8/2020).

Untuk diketahui, kedatangan sejumlah perwakilan seniman Jateng ke kantor Ganjar bertujuan meminta perizinan pelaksanaan pentas seni, seperti sebelum wabah Covid-19 melanda.

Baca juga: Lewat Panggung Kahanan, Ganjar Pranowo Galang Dana untuk Seniman

Hal tersebut karena setelah pemerintah melarang adanya kerumunan termasuk pentas hiburan, banyak seniman yang tidak mendapat penghasilan.

“Kami harap pak gubernur memberi kelonggaran agar kami bisa pentas seperti biasa,” kata perwakilan seniman Wartoyo.

Mendengar permintaan tersebut, Ganjar menolak dengan bahasa yang halus, dan menawarkan pentas virtual di channel Youtube-nya.

“Kalau pentas seperti biasanya, tidak akan saya izinkan. Karena pada kondisi sekarang, pentas dengan banyak orang bahaya. Silakan pentas tapi virtual. Saya saja beberapa waktu lalu menggelar pentas virtual dengan nama Panggung Kahanan, sukses dan bisa mengumpulkan donasi Rp 400 jutaan,” kata Ganjar.

Baca juga: Panggung Kahanan Kumpulkan Donasi Rp 424 Juta untuk Seniman Terdampak Covid-19

Mendengar jawaban Ganjar, perwakilan seniman asal Pati Wibowo Asmoro, menyatakan kesetujuannya. Meskipun banyak seniman yang masih belum siap, menurutnya pentas virtual merupakan salah satu solusi yang tepat dilakukan saat ini.

Wibowo pun mengatakan, dirinya akan mengajak kawan-kawannya untuk terus berupaya tetap eksis di tengah pandemi.

“Kalau virtual, banyak seniman kecil yang tidak bisa mengikuti. Tapi tawaran pentas virtual di channel Youtube-nya Pak Ganjar pasti akan kami tindak lanjuti. Nanti segera kami rapatkan dengan kawan-kawan seniman, sambil kami data yang benar-benar kesulitan untuk mendapat bantuan dari pemerintah,” kata Wibowo.

Sebelumnya, Ganjar memang meminta data seniman yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Pemerintah Diminta Perhatikan Nasib Seniman di Tengah Pandemi Covid-19

“Yang penting jangan pasrah dengan kondisi ini. Kalau ada anggota yang tidak bisa makan, kasih datanya ke saya, nanti saya bantu. Kita semua harus tetap survive bagaimanapun caranya,” kata Ganjar.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya