BPS: Pertumbuhan Ekonomi Banten Kuartal II-2020 Minus akibat Covid-19

Kompas.com - 05/08/2020, 15:11 WIB
Kepala BPS Banten Adhi Wiriana KOMPAS.com/Tangkap LayarKepala BPS Banten Adhi Wiriana

SERANG, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten melaporkan pertumbuhan ekonomi Banten pada kuartal II-2020 mengalami pertumbuhan negatif, atau terkontraksi 7,40 persen.

Ekonomi Banten berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku kuartal II-2020 mencapai Rp 146,72 triliun.

Kepala BPS Provisni Banten Adhi Wiriana mengatakan, pertumbuhan negatif ekonomi Banten disebabkan oleh Covid-19 yang melemahkan semua lapangan usaha. 

Data BPS Provinsi Banten menunjukkan, pertumbuhan terendah dicapai lapangan usaha transportasi dan pergudangan yang mencatatkan minus 47 persen.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi RI Minus 5,32 Persen pada Kuartal II-2020

Terburuk sejak 2013

Selain itu nett ekspor Provinsi Banten juga terkontraksi 49,12 persen di kuartal II-2020. 

"Pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten pada triwulan ke II-2020 memang kelihatannya lebih buruk dibandingkan pertumbuhan ekonomi sejak tahun 2013," kata Adhi dalam konferensi video, Rabu (5/7/2020).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dijelaskan Adhi, pertumbuhan negatif tersebut sebagai dampak adanya pandemi Covid-19 yang menghantui perekonomian dunia, nasional dan regional termasuk Provinsi Banten.

"Kita tahu 15 Maret pemerintah menetapkan PSBB. Dampaknya pada April, Mei, Juni kita bisa rasakan sedikit penderitaan karena tidak bergeraknya perekonomian di Banten," ujar Adhi.

Baca juga: Pulihkan Ekonomi Banten, Gubernur Wahidin Halim Pinjam PT SMI Rp 4 Triliun

Tiga lapangan usaha masih positif

Data BPS menunjukkan terdapat tiga lapangan usaha terkonfirmasi pertumbuhannya positif pada kuartal II-2020. 

Antara lain, sektor usaha Informasi dan komunikasi yang tumbuh sebesar 5,91 persen. 

"Karena adanya PSBB masyarakat kerja dari rumah, para pelajar juga belajar secara streaming dari rumah. Sehingga informasi dan komunikasi pesat sekali pertumbuhannya," katanya. 

Kemudian, sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang tumbuh sebesar 3,31 persen.

Terakhir, sektor usaha pertanian, kehutanan dan perikanan tumbuh sebesar 1,76 persen.

Baca juga: Adaptasi Kebiasaan Baru Bikin Hunian Hotel di Banten Meningkat



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X