Pemilik Terpapar Covid-19, Rumah Makan Ternama di Tongas Ditutup dan 2 Orang Meninggal

Kompas.com - 05/08/2020, 13:33 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19, pasien virus corona Shutterstock/Anton27Ilustrasi virus corona, Covid-19, pasien virus corona
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Keluarga pemilik rumah makan di Tongas, Kabupaten Probolinggo terpapar Covid-19.

Dua orang meninggal yang terdiri dari ibu dan anak meninggal dunia. Sementara enam orang yang terdiri dari pekerja dan keluarga dirawat di rumah sehat.

Penularan tersebut berawal saat sang anak yang mengeluh sakit sepulang dari Malang. Saat berobat, sang anak menjalani rapid test dan dinyatakan reaktif.

Baca juga: Penularan Covid-19 di Rumah Makan, 8 Orang Positif, 2 di Antaranya Meninggal

Keluarga pun membawa sang anak ke RSUD Tongas untuk menjalani tes swab. Ternyata sang anak yang berkuliah di Malang tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Dinas Kesehatan pun melakukan tracing dan ada delapan orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Sang ibu yang berusia 57 tahun meninggal dunia satu hari sebelum anak laki-lakinya yang berusia 33 tahun berpulang.

Baca juga: Rumah Sakit Milik Anggota DPRD Probolinggo yang Positif Corona Ditutup Sementara

Ibu dan anak tersebut meninggal dunia saat dirawat di RSUD Tongas.

Menurut Jubir Satgas Covid-19 Probolinggo Anang Budi Yoelijanto, dua orang yang meninggal mempunyai penyakit bawaan.

"Kedua orang yang meninggal tersebut mempunyai riwayat penyakit bawaan. Si Ibu memiliki riwayat penyakit kencing manis dan jantung, sedangkan anaknya obesitas," ujar Anang.

Setelah pemilik dan pegawai dinyatakan terpapar Covod-19, rumah makan di Tongas tersebut sudah ditutup sejak sepekan lalu.

Baca juga: 2 Anggota DPRD Kota Probolinggo Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Sopir

Selain menutup rumah makan itu, Pemkab Probolinggo menyemprot cairan disinfektan ke rumah makan dan rumah keluarga itu.

Anang menyarankan seluruh pengelola rumah makan mematuhi protokol kesehatan. Pemilik rumah makan juga diwajibkan menegur pelanggan yang tak memakai masker.

Berdasarkan data yang diterima, terdapat 242 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo hingga Selasa (4/8/2020). Rinciannya, 29 pasien dirawat, sembilan meninggal, dan 204 pasien sembuh.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Dheri Agriesta)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Tahanan Lapas Ciamis Positif Covid-19, Padahal Rapid Test Non Reaktif

8 Tahanan Lapas Ciamis Positif Covid-19, Padahal Rapid Test Non Reaktif

Regional
Pembantu Bunuh Majikannya di Bandung karena Pelaku Sering Dipukuli Korban

Pembantu Bunuh Majikannya di Bandung karena Pelaku Sering Dipukuli Korban

Regional
Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Regional
325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

Regional
Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Budi dan Yudha Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Cerita Budi dan Yudha Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Regional
5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

Regional
Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Regional
Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Regional
Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Regional
Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Regional
Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Regional
Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X