Soal Bentuk Koalisi Lawan Gibran-Teguh, PAN Solo Sebut Kemungkinannya Tipis

Kompas.com - 05/08/2020, 11:38 WIB
Bakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa kompak memakai baju dengan motif sama di Solo, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2020). IstimewaBakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa kompak memakai baju dengan motif sama di Solo, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Solo menilai peluang untuk berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Pilkada Solo 2020 tipis.

Hal ini menyusul turunnya surat rekomendasi dukungan dari DPP Partai Gerindra untuk pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo yang diusung PDI-P, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa.

"Saya kira melihat peta politik yang ada di Solo sekarang, untuk Gerindra sudah menyatakan SK (dukungannya untuk Gibran-Teguh) sudah turun. Saya kira itu semakin tipis harapan (PAN) untuk bisa berkoalisi," kata Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPD PAN Solo, Umar Hasyim, Rabu (5/8/2020).

Baca juga: Langkah PKS Solo Bentuk Koalisi Lawan Gibran-Teguh Terganjal Elite Politik Pusat

Beberapa parpol yang memiliki kursi di parlemen juga sudah menyatakan dukungan kepada paslon Gibran-Teguh. Meski belum menyerahkan surat dukungan secara resmi.

Umar menegaskan PAN secara lisan sudah menyatakan dukungannya untuk paslon Gibran-Teguh pada pesta demokrasi lima tahunan yang diselenggarakan 9 Desember 2020.

"Untuk PAN itu secara resmi memang belum. Resminya itu diawali dari rapat pleno di DPD Solo. Kemudian yang memimpin rapat itu DPW. Dari DPD dibawa ke DPW untuk dibuatkan surat ke DPP untuk mendapatkan SK. Itu mekanisme yang berlaku di PAN," ungkap pria yang menjabat Sekretaris DPW PAN Jateng.

"Memang SK (dukungan) itu belum keluar karena DPD itu belum melaksanakan pleno. Jadi, kalau saya berbicara tentang resminya. Kalau mekanisme maupun SK DPW belum resmi untuk mencalonkan dengan Mas Gibran," sambung dia.

Baca juga: Lawan Paslon Gibran-Teguh, Cucu PB XII Coba Bentuk Koalisi Parpol di Solo

Meski surat dukungan resmi belum turun, tegas Umar, DPP PAN sudah menginstruksikan PAN Solo untuk mendukung paslon Gibran-Teguh.

"Jadi, sekali lagi secara resmi (SK dukungan), secara aturan main di PAN memang belum. Sehingga kalau belum itu peluangnya apakah ada dari pihak-pihak lain untuk masuk, ya bisa saja. Cuma masalahnya sampai seberapa jauh kita bisa meyakinkan karena yang mengeluarkan SK itu DPP. Meskinya kalau mau pendekatan ya antar partai politik tingkat DPP," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Alumnus S2 UGM Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Media Tanam Hemat Pupuk dan Irit Air

Cerita Alumnus S2 UGM Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Media Tanam Hemat Pupuk dan Irit Air

Regional
Kisah Tenun Cual Khas Bangka, Meredup karena Perang Dunia

Kisah Tenun Cual Khas Bangka, Meredup karena Perang Dunia

Regional
Mari Bantu Balita 4 Tahun yang Dianiaya secara Sadis oleh Paman dan Bibi

Mari Bantu Balita 4 Tahun yang Dianiaya secara Sadis oleh Paman dan Bibi

Regional
Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Regional
Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Regional
BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

Regional
Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Regional
Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

Regional
Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Regional
Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Regional
Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi 'Online'

Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi "Online"

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X