Derita Warga Rusunawa di Makassar, Meteran Listrik Rusak Tapi Tagihan Justru Naik

Kompas.com - 05/08/2020, 10:56 WIB
Rumah Susun Warga (Rusunawa) di Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso, Makassar, Selasa (4/8/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANRumah Susun Warga (Rusunawa) di Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso, Makassar, Selasa (4/8/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Ratusan penghuni Rumah Susun Sewa ( Rusunawa) di Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso, Makassar, Sulawesi Selatan, mendatangi kantor pengelola, Selasa (4/8/2020).

Mereka melampiaskan emosi karena mahalnya tagihan listrik dan air sejak pergantian pengurus awal 2019 lalu.

"Yang kami tuntut ini pengelolanya. Kenapa sampai air dan listrik itu pembayarannya mahal sekali," ujar salah satu penghuni Rini, Selasa (4/8/2020).

Baca juga: Warga Rusunawa Pesakih Keluhkan Kualitas Air PAM

Padahal, terdapat puluhan meteran listrik rusak, namun tagihan justru naik.

Rini mengaku sebulan harus membayar listrik dan air mencapai Rp 600.000.

Dikatakannya, pembayaran ini bisa berubah jika warga melayangkan protes kepada pihak pengelola.

"Padahal sebelum-sebelumnya pembayaran kayak saya per bulan air, listrik Rp 100.000 sampai Rp 150.000," ujar Rini.

Baca juga: Tunggakan Sewa Rusunawa hingga Juni 2020 Mencapai Rp 71 Miliar

Senada dengan Rini, Maskur mengeluhkan kenaikan tagihan listrik dan air dirasakan sejak bulan Januari hingga Juni tahun ini.

Dia mengatakan, pengelola tidak pernah transparan terkait besaran tagihan listrik dan air yang dibebankan kepada warga.

"Seperti data listrik, setelah direkap dari data pengelola tidak sinkron. Ada selisih besar di situ. Kalau air tidak pernah melebihi Rp 5 juta," kata Maskur.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

Regional
Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Telantar, Ini Ceritanya

Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Telantar, Ini Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

Regional
Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Regional
Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Regional
Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Regional
Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Regional
Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Regional
Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X