Pria di Cilegon Ini 2 Tahun Menipu Para Pencari Kerja

Kompas.com - 04/08/2020, 22:16 WIB
Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Maryadi saat menunjukan barang bukti kasus penipuan KOMPAS.com/RASYID RIDHOKasat Reskrim Polres Cilegon AKP Maryadi saat menunjukan barang bukti kasus penipuan

CILEGON, KOMPAS.com - Polisi menangkap HK (39) pelaku penipuan terhadap puluhan para pencari kerja di Kota Cilegon, Banten.

Pemuda asal Tegal Cape, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Banten, itu mengaku dapat membantu orang lain untuk bekerja di perusahaan ternama seperti PT Krakatau Posco dan PT Candra Asri.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon AKP Maryadi mengatakan, pelaku HK menipu para korbannya untuk mencari keuntungan dengan menawarkan pekerjaan sebagai karyawan di perusahaan yang ada di Kota Cilegon.

Baca juga: Kejar Layangan Putus, Bocah Usia 10 Tahun Diserang 3 Anjing Herder

"Menjanjikan pekerjaan kepada korban dengan mengharuskan korbannya membayar uang sebesar Rp 3,5 sampai Rp 4,4 juta," kata Maryadi kepada Kompas.com, Selasa (4/8/2020).

Setelah memberikan uang yang diminta pelaku, para korban hanya mendapatkan kartu identitas perusahaan, surat pengangkatan kerja palsu dan seragam.

Namun, pekerjaan yang dijanjikan tidak ada.

"Atribut-atribut seperti masker, helm pelindung, seragam ini untuk meyakinkan para korbannya siap bekerja," ujar Maryadi.

Baca juga: Dokter Senior Ahli Bedah di Medan Meninggal karena Covid-19

Merasa ditipu HK, korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polres Cilegon.

Pelaku berhasil ditangkap dan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Berdasarkan keterangan HK dan bukti-bukti yang dikumpulkan, ada 21 orang yang sudah menjadi korbannya.

"Tersangka ini sudah 2 tahun beraksi dengan menipu puluhan korbannya. Masih kita terus kembangkan," kata Maryadi.

Baca juga: Marah Tak Diberi Uang oleh Ibu, Seorang Anak Divonis Hukuman Penjara

Sebagai barang bukti, polisi mengamankan id card, stempel KS Posco, surat pengangkatan kerja, struk bukti transfer, helm dan seragam kerja.

Akibat perbuatannya, HK dikenakan Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Wahyuni Melahirkan di Tepi Jalan Berlumpur, Beralas Tikar Pandan dan Dipayungi Warga

Cerita Wahyuni Melahirkan di Tepi Jalan Berlumpur, Beralas Tikar Pandan dan Dipayungi Warga

Regional
Apes, Pelaku Ini Tak Sadar Tawarkan Jasa Khusus Jalan Tikus Bebas Rapid Test ke Danramil dan Ditangkap

Apes, Pelaku Ini Tak Sadar Tawarkan Jasa Khusus Jalan Tikus Bebas Rapid Test ke Danramil dan Ditangkap

Regional
Tol Pekanbaru-Dumai Gratis Selama Dua Pekan

Tol Pekanbaru-Dumai Gratis Selama Dua Pekan

Regional
Istri Gubernur Bali Terpapar Covid-19, Diumumkan lewat Video Berdurasi 13 Menit

Istri Gubernur Bali Terpapar Covid-19, Diumumkan lewat Video Berdurasi 13 Menit

Regional
Tak Hanya Gowes, Tour de Borobudur 12 Hadirkan Pengalaman Naik Kereta Uap

Tak Hanya Gowes, Tour de Borobudur 12 Hadirkan Pengalaman Naik Kereta Uap

Regional
Dugaan Kampanye Terselubung Petahana di Pilkada Ogan Ilir, Lantik Karang Taruna hingga Bantuan Covid-19

Dugaan Kampanye Terselubung Petahana di Pilkada Ogan Ilir, Lantik Karang Taruna hingga Bantuan Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Sekretaris yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Sekretaris yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Regional
Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Regional
Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Regional
Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Regional
Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Regional
Marak Atraksi Topeng Monyet di Semarang, Satpol PP Gandeng Komunitas Pencinta Hewan

Marak Atraksi Topeng Monyet di Semarang, Satpol PP Gandeng Komunitas Pencinta Hewan

Regional
Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Dikritik Pukat UGM

Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Dikritik Pukat UGM

Regional
30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup

30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup

Regional
'Tiba-tiba Ada Mobil Oleng dan Menabrak Mereka, Istri Saya Langsung Meninggal'  

"Tiba-tiba Ada Mobil Oleng dan Menabrak Mereka, Istri Saya Langsung Meninggal"  

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X