Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Kompas.com - 04/08/2020, 18:27 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

AMBON, KOMPAS.com - Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon Hairani membantah pernyataan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Kasrul Selang yang menyebut 46 pegawai BPOM Ambon positif Covid-19.

Hairani menegaskan, pernyataan itu keliru.

Baca juga: Klaster BPOM Ambon, 46 Pegawai Positif Covid-19, Belum Ada yang Sembuh

“Itu keliru pegawai BPOM Ambon yang positif corona itu hanya 26 bukan 46 orang,” kata Hairani saat berbincang dengan Kompas.com lewat telepon, Selasa (4/8/2020).

Hairani telah menghubungi Kasrul yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Maluku untuk meluruskan pernyataan itu.

“Saya sudah bilang beliau (Sekda) dan beliau bilang oke, nanti diklarifikasi,” katanya.

 

Hairani menegaskan, tak ada tambahan 20 pegawai BPOM Ambon yang positif Covid-19 seperti disampaikan Kasrul kepada wartawan di DPRD Maluku, kemarin.

Menurutnya, setelah temuan kasus positif Covid-19 di BPOM Ambon, seluruh pegawai, petugas kebersihan, dan satpam, menjalani tes swab.

Ia mengaku, memang ada tambahan delapan pasien positif Covid-19 dari klaster BPOM Ambon.

Baca juga: Risma Klaim Surabaya Berubah Jadi Zona Hijau Covid-19, Ini Penjelasannya

Namun, delapan orang itu merupakan keluarga pegawai.

“Itu sudah dari tanggal 2 Juli sampai 27 Juli saat hanya 26 orang dan mereka sudah di lokasi karantina, pokoknya semua yang bekerja di Balai POM sudah diuji swab bagaimana mau tambah 20, itu keliru, janganlah memojokkan Balai POM ,” ungkapnya.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
Diduga Tersengat Jebakan Tikus, Pemotor Tewas di Sawah

Diduga Tersengat Jebakan Tikus, Pemotor Tewas di Sawah

Regional
Anak yang Dianiaya Ibunya karena Tak Ikut Belajar Daring Selalu Jadi Juara Kelas

Anak yang Dianiaya Ibunya karena Tak Ikut Belajar Daring Selalu Jadi Juara Kelas

Regional
Fakta Telur Ayam Jumbo, Berisi Telur Lagi Saat Dipecahkan dan Pemilik Keheranan

Fakta Telur Ayam Jumbo, Berisi Telur Lagi Saat Dipecahkan dan Pemilik Keheranan

Regional
Tak Ikut Belajar Daring, Ibu Aniaya Anak Kandung dengan Balok Kayu dan Merekamnya

Tak Ikut Belajar Daring, Ibu Aniaya Anak Kandung dengan Balok Kayu dan Merekamnya

Regional
Dua Pejabat Pemkab Banyumas Positif Covid-19

Dua Pejabat Pemkab Banyumas Positif Covid-19

Regional
KPU Tetapkan Luas TPS Pilkada 2020 Minimal 60 Meter Persegi

KPU Tetapkan Luas TPS Pilkada 2020 Minimal 60 Meter Persegi

Regional
Kapolda Riau Sebut Pasien Covid-19 Membaik Setelah Diberi Avigan

Kapolda Riau Sebut Pasien Covid-19 Membaik Setelah Diberi Avigan

Regional
Detik-detik Kapal TNI AL Tangkap 2 Kapal Ikan Asing Vietnam di Natuna, 13 ABK Diamankan

Detik-detik Kapal TNI AL Tangkap 2 Kapal Ikan Asing Vietnam di Natuna, 13 ABK Diamankan

Regional
Heboh, Telur Ayam Ukuran Jumbo di Tasikmalaya, Dikupas Isinya Telur Normal

Heboh, Telur Ayam Ukuran Jumbo di Tasikmalaya, Dikupas Isinya Telur Normal

Regional
Hilang 8 Bulan, Perempuan di Bali Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong

Hilang 8 Bulan, Perempuan di Bali Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X