Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

Kompas.com - 04/08/2020, 17:47 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

PADANG, KOMPAS.com--Dosen Universitas Andalas ( Unand) Sumatera Barat yang berumur 60 tahun ke atas mengajar di rumah atau menerapkan sistem bekerja Work From Home ( WFH). Hal itu dilakukan seiring adanya dosen dari Unand yang positif Covid-19.

“Hal itu berdasarkan surat edaran rektor nomor 19/UN.16.R/SE/2020 terkait Pengendalian dan Penanganan Covid-19 di Lingkungan Universitas Andalas merujuk surat edaran Kemendikbud nomor 20 tahun 2020 tentang sistem kerja pegawai Kemendikbud dalam tatanan normal baru,” ujar Rektor Unand Yuliandri dalam rilisnya, Selasa (4/8/2020).

Lebih jauh dijelaskannya pembatasan bekerja di kantor bagi tenaga kependidikan sesuai dengan kondisi masing-masing unit kerja dengan mempertimbangkan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid -19.

Baca juga: 4 Dosen Unand Positif Covid-19, Rektor: Mereka Tak Sekaligus Kena

“Dosen dan tenaga kependidikan lainnya yang mengindap penyakit diabetes militus atau penyakit kronis lainnya pada fakultas atau unit kerja yang warganya terkonfirmasi positif dibatasi kerjanya. Pimpinan masing-masing unit mengatur teknis sistem kerja dosen dan tenaga kependidikan dengan memperhatikan sasaran kinerja dan target kerja berdasarkan ketentuan perundang-undangan dan petunjuk teknis lainnya,”ujarnya

Untuk perjalanan dinas keluar provinsi bagi dosen dan tenaga kependidikan hanya untuk hal yang sangat penting dan tidak bisa digantikan dengan pertemuan daring, dan perjalanan dinas tersebut harus mendapatkan izin tertulis dari Rektor.

Bagi dosen dan tenaga kependidikan yang baru kembali dari luar Provinsi Sumatera Barat diwajibkan melakukan tes swab dan melapor kepada pimpinan unit masing-masing. Kemudian bagi yang telah melakukan swab wajib melakukan isolasi mandiri sampai dengan hasilnya terkonfirmasi negatif.

“Jika hasil tes swabnya belum keluar, yang bersangkutan diminta untuk tidak beraktifitas dulu. Jika hasilnya sudah keluar dan negatif, maka baru dibolehkan kembali beraktifitas,”sebutnya.

Baca juga: 4 Dosen Fakultas Ekonomi Unand Terjangkit Covid-19, Berawal dari Perjalanan ke Luar Daerah

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengalaman Kontak Senjata dengan KKB, 30 Menit Menegangkan di Pasar Jibama

Pengalaman Kontak Senjata dengan KKB, 30 Menit Menegangkan di Pasar Jibama

Regional
Calon Wali Kota Bontang Meninggal Dunia karena Covid-19

Calon Wali Kota Bontang Meninggal Dunia karena Covid-19

Regional
86 Orang di Pesantren Besar di Kabupaten Tasikmalaya Positif Corona

86 Orang di Pesantren Besar di Kabupaten Tasikmalaya Positif Corona

Regional
Pemkot Surabaya Cek Perahu Karet dan Saluran Air Menyambut Cuaca Ekstrem

Pemkot Surabaya Cek Perahu Karet dan Saluran Air Menyambut Cuaca Ekstrem

Regional
Positif Corona, Wakil Bupati Kubu Raya: Napas Capek, Badan Remuk

Positif Corona, Wakil Bupati Kubu Raya: Napas Capek, Badan Remuk

Regional
Wagub Jabar Ditolak Masuk Pesantren Saat Bawa Tim Pemeriksa Covid-19

Wagub Jabar Ditolak Masuk Pesantren Saat Bawa Tim Pemeriksa Covid-19

Regional
Pemkot Denpasar Kesulitan Cari Hotel untuk Tempat Karantina Pasien Covid-19

Pemkot Denpasar Kesulitan Cari Hotel untuk Tempat Karantina Pasien Covid-19

Regional
Oknum Aparatur Desa Cabuli Gadis ABG, Ini Modusnya

Oknum Aparatur Desa Cabuli Gadis ABG, Ini Modusnya

Regional
Bertemu Ganjar, Moeldoko: Jangan Semua Kematian Selalu karena Covid-19

Bertemu Ganjar, Moeldoko: Jangan Semua Kematian Selalu karena Covid-19

Regional
Seorang Ibu Tewas akibat Terlilit Tali Sapi yang Digembalakannya

Seorang Ibu Tewas akibat Terlilit Tali Sapi yang Digembalakannya

Regional
Anggota DPRD: Kebetulan Saya Sendiri, kalau Pakai Masker Itu Sesak, Apalagi Pakai AC...

Anggota DPRD: Kebetulan Saya Sendiri, kalau Pakai Masker Itu Sesak, Apalagi Pakai AC...

Regional
Otak Penyerangan Acara Midodareni Ditangkap di Rumah Terduga Teroris di Jepara

Otak Penyerangan Acara Midodareni Ditangkap di Rumah Terduga Teroris di Jepara

Regional
Hadapi Musim Hujan, Gubernur Ganjar: Jateng Sudah Susun Peta Bencana

Hadapi Musim Hujan, Gubernur Ganjar: Jateng Sudah Susun Peta Bencana

Regional
Foto Calon Petahana Pilkada Jember di Ambulans Desa Ditutup Lakban, Bawaslu: Kami Tidak Merusak, tapi...

Foto Calon Petahana Pilkada Jember di Ambulans Desa Ditutup Lakban, Bawaslu: Kami Tidak Merusak, tapi...

Regional
Bulog: Dari Ribuan Karung, Hanya 1 yang Berisi Beras Plastik, Itu Sangat Janggal

Bulog: Dari Ribuan Karung, Hanya 1 yang Berisi Beras Plastik, Itu Sangat Janggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X