Pelabuhan Pontianak Ditutup untuk Kapal Penumpang Selama 14 Hari

Kompas.com - 04/08/2020, 14:41 WIB
Pelabuhan penumpang dan terminal peti kemas di Pelabuhan Dwikora Pontianak, Jalan Pak Kasih, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (25/8/2017) pagi. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANIPelabuhan penumpang dan terminal peti kemas di Pelabuhan Dwikora Pontianak, Jalan Pak Kasih, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (25/8/2017) pagi.

PONTIANAK, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) telah menutup operasional Pelabuhan Dwikora Pontianak selama 14 hari, terhitung sejak Selasa (28/7/2020) sampai Selasa (11/8/2020).

Kepala Dinas Perhubungan Kalbar Manto mengatakan, penutupan operasional pelabuhan berkaitan dengan adanya 16 pekerja bangunan salah satu pusat perbelanjaan di Kabupaten Kubu Raya asal Jawa Tengah positif terinfeksi virus corona.

“Sebanyak 16 orang ini masuk ke Pontianak melalui kapal laut pada 28 Juni 2020,” kata Manto saat dihubungi, Selasa (4/8/2020).

Baca juga: Hendak Diisolasi di Pontianak, Seorang Penumpang Pesawat dari Surabaya Kabur

Penutupan ini hanya berlaku untuk kapal yang mengangkut penumpang.

Pengelola Pelabuhan Dwikora Pontianak masih akan melayani aktivitas bongkar muat barang.

“Hanya kapal penumpang yang dilarang. Untuk pelayanan kargo di pelabuhan masih tetap bisa,” ujar Manto.

Menurut dia, sejauh ini Dinas Perhubungan kalbar bersama sejumlah instansi terkait rutin menggelar rapid test mendadak di pelabuhan.

Semisalnya pada Minggu (2/8/2020) malam. Hasilnya, tidak ditemukan orang yang menunjukkan hasil reaktif.

Rapid test terhadap sopir truk dan kernet sebanyak 23 orang, yang membawa truk dengan barang kargo atau ekspedisi,” ucap Manto.

Baca juga: Satgas Sebut Kalbar dan Sumbar Berhasil Kendalikan Laju Penularan Covid-19

Sebelumnya ditemukan 16 pekerja bangunan salah satu pusat perbelanjaan di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar. Seluruh pekerja bangunan itu berasal dari Jawa Tengah.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Regional
Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

Regional
KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

Regional
11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

Regional
Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Regional
Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Regional
Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Regional
BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Petahana Bantul Resmi Bertarung di Pilkada 2020

Bupati dan Wakil Bupati Petahana Bantul Resmi Bertarung di Pilkada 2020

Regional
2 Tenaga Medis dari Kabupaten Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular Rekan Kerja

2 Tenaga Medis dari Kabupaten Madiun Positif Covid-19, Diduga Tertular Rekan Kerja

Regional
Banjir dan Longsor Landa 6 Kecamatan di Aceh Barat Daya

Banjir dan Longsor Landa 6 Kecamatan di Aceh Barat Daya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X