Diduga Korupsi Dana Proyek Jalan, Kadis PU Ngada Ditahan Kejaksaan

Kompas.com - 04/08/2020, 13:34 WIB
Ilustrasi korupsi SHUTTERSTOCK/ATSTOCK PRODUCTIONSIlustrasi korupsi

BAJAWA, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Ngada menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Dorarapu-Doki Matawae, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, NTT, Senin (3/8/2020). 

Kedua tersangka itu adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ngada berinisial ST dan Direktur PT BMS berinisial RP. 

Baca juga: Unair: Keluarga Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Menyesalkan Perbuatan Anaknya

Kepala Kejaksaan Negeri Ngada Ade Indrawan menjelaskan, keduanya ditahan berdasarkan surat penahanan yang diterima, yakni Print-02/N.3.18/FD.08/2020 untuk RP dan Print-01/N.3.18/FD.1/08/2020 untuk TS. 

"Keduanya ditahan sejak 3 hingga Agustus 2020 di Rutan Kelas II Bajawa," jelas Ade dalam rilis tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (4/8/2020). 

Ade menerangkan, ST bertindak sebagai pengguna anggaran sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam proyek tersebut. 

ST dianggap tak bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya mengendalikan pekerjaan.

Kepala Dinas PU Ngada itu juga dianggap tak bisa menilai dan mengawasi pekerjaan pelaksana yakni PT BMS. 

Akibatnya, pekerjaan tersebut tidak dikerjakan sebagaimana mestinya, baik dari segi volume dan mutu. 

Ade menambahkan, dugaan korupsi itu mulai dilidik pihak Kejaksaan Negeri Bajawa pada 6 Mei 2019. 

Kemudian, Juni 2019, prosesnya meningkat ke tahap penyidikan. Setelah pihak Kejaksaan memeriksa saksi-saksi termasuk mendengarkan saksi ahli. 

Ade mengatakan, sebelumnya juga pihak Kejaksaan telah mengantongi hasil pemeriksaan (LHP) dari BPKP Provinsi NTT. 

Berdasarkan hasil LHP BPKP dan hasil temuan tim penyidik, tersangka tersebut telah melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp 390 juta.

Baca juga: Polisi Panggil Jerinx SID Terkait Laporan IDI Bali soal Dugaan Ujaran Kebencian

Sedangkan, berdasarkan hasil perhitungan tim penyidik Kejaksaan Ngada, perbuatan kedua tersangka itu mengakibatkan kerugian negara mencapai sekitar Rp 600 juta.

Ade menambahkan, dalam waktu satu bulan ke depan, pihaknya akan mengumumkan tersangka baru dalam proyek jalan itu sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat, Calon Petahana di Pilkada Banggai Berencana Gugat KPU

Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat, Calon Petahana di Pilkada Banggai Berencana Gugat KPU

Regional
Seorang Guru dan Anaknya Positif Covid-19, Tertular Suami yang Pulang dari Malang

Seorang Guru dan Anaknya Positif Covid-19, Tertular Suami yang Pulang dari Malang

Regional
Prasasti Soe Hok Gie–Idhan Lubis Dipasang di Puncak Mahameru

Prasasti Soe Hok Gie–Idhan Lubis Dipasang di Puncak Mahameru

Regional
Ada Klaster Ponpes di Purwokerto dan Kebumen, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Ada Klaster Ponpes di Purwokerto dan Kebumen, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Setelah Diisolasi 65 Hari, Nenek 70 Tahun Sembuh dari Covid-19

Setelah Diisolasi 65 Hari, Nenek 70 Tahun Sembuh dari Covid-19

Regional
Pasar Murah Bebas Ongkir, Cara Jatim Jamin Ketersediaan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Pasar Murah Bebas Ongkir, Cara Jatim Jamin Ketersediaan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Pengundian Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Kendal, Ini Hasilnya

Pengundian Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Kendal, Ini Hasilnya

Regional
Calon Tunggal Pilkada Ngawi Dapat Posisi Sebelah Kiri di Surat Suara

Calon Tunggal Pilkada Ngawi Dapat Posisi Sebelah Kiri di Surat Suara

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Petahana di Pilkada Semarang Dapat Posisi Kiri Surat Suara

Lawan Kotak Kosong, Calon Petahana di Pilkada Semarang Dapat Posisi Kiri Surat Suara

Regional
Bertambah 62 Kasus Covid-19 di Banyumas, Klaster Ponpes Penyumbang Terbanyak

Bertambah 62 Kasus Covid-19 di Banyumas, Klaster Ponpes Penyumbang Terbanyak

Regional
Cerita Bupati Maluku Tenggara Tentang Warganya yang Gemar Berkebun Selama Pandemi

Cerita Bupati Maluku Tenggara Tentang Warganya yang Gemar Berkebun Selama Pandemi

Regional
Ridwan Kamil Teken Pinjaman Daerah Rp 1,8 Triliun dari PT SMI, Buat Apa?

Ridwan Kamil Teken Pinjaman Daerah Rp 1,8 Triliun dari PT SMI, Buat Apa?

Regional
Gelapkan Dana Bank BUMN Rp 40,5 Miliar, Dua Tersangka Langsung Ditahan

Gelapkan Dana Bank BUMN Rp 40,5 Miliar, Dua Tersangka Langsung Ditahan

Regional
15 Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19, Isolasi Mandiri di Hotel

15 Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19, Isolasi Mandiri di Hotel

Regional
Kades Ini Diduga Pamer Alat Kelamin ke lstri Orang Lewat Facebook

Kades Ini Diduga Pamer Alat Kelamin ke lstri Orang Lewat Facebook

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X