Layanan Jenguk Ditutup, RSUD 45 Dinyatakan Klaster Baru Covid-19

Kompas.com - 04/08/2020, 12:49 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan Jawa Barat, Susi Lusiyanti, menerangkan langkah penanganan pasca 19 petugas RSUD 45 positif Covid-19, kepada Kompas.com pada Selasa (4/8/2020) MUHAMAD SYAHRI ROMDHONKepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan Jawa Barat, Susi Lusiyanti, menerangkan langkah penanganan pasca 19 petugas RSUD 45 positif Covid-19, kepada Kompas.com pada Selasa (4/8/2020)

KUNINGAN, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan Jawa Barat menetapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) 45 sebagai klaster baru penyebaran Covid-19.

Penetapan ini menyusul adanya temuan 19 petugas RSUD yang dinyatakan positif Covid-19.

Penetapan ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, Susi Lusiyanti, kepada Kompas.com saat ditemui di kantor dinas, Selasa (4/8/2020).

Susi menerangkan, dinas kesehatan langsung berkoordinasi ketua tim penanganan Covid-19, yakni bupati Kuningan, RSUD 45, serta pihak-pihak terkait dalam penanganan klaster baru ini.

"Iya, klaster baru, klaster Rumah Sakit 45. Hingga saat ini langkah-langkah penanganannya terus dikoordinasikan dan dilakukan bersama," kata Susi.

Baca juga: 18 Nakes dan 1 Petugas Kebersihan RSUD 45 Kuningan Positif Covid-19

Susi menyampaikan, langkah pertama yakni 19 petugas RSUD 45 terdiri dari 18 orang tenaga kesehatan dan 1 orang petugas kebersihan, dievakuasi ke rumah sakit khusus penanganan Covid-19, yakni instalasi RSUD 45 eks Rumah Sakit Citra Ibu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka mendapatkan penanganan intensif di rumah sakit tersebut.

Hal berikutnya adalah memperketat proses penjagaan di lingkungan rumah sakit.

RSUD 45, kata Susi, masih tetap beroperasi untuk melayani pengobatan masyarakat dengan beberapa tata cara dan pembatasan tertentu. Sejumlah jadwal pengobatan pasien diatur ulang.

Tutup total layanan jenguk pasien

Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan menetapkan layanan jenguk pasien ditutup total secara sementara.

Penutupan ini dilakukan untuk meminimalisasi potensi penyebaran Covid-19 di lingkungan rumah sakit.

"Untuk masyarakat yang akan nengok, kita tutup total sementara. Sampai kapan? Sampai sekitar 14 hari sesuai arahan pemerintah provinsi," kata Susi.

Ini langkah antisipasi yang perlu dilakukan, sehingga, Susi menyampaikan agar masyarakat dimohon mengerti demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pemerintah juga gerak cepat dalam melakukan tes swab massal kepada tenaga medis yang kontak erat dengan 19 petugas positif tersebut.

Baca juga: Pemkab Kuningan Siapkan Tempat Istirahat Tenaga Medis, Salah Satunya Hotel Milik Bupati

 

Swab itu sudah dilakukan pada Senin, 3 Agustus kepada 125 orang.

Sementara swab massal kepada keluarga yang kontak erat akan dilakukan besok, Rabu 5 Agustus 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.