Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

Kompas.com - 04/08/2020, 12:21 WIB
Musa Idhishah menjelaskan kepada wartawan soal kupon ber-barcode untuk pembagian hewan kurban di pelataran Masjid Jami Silalas di Jalan Seideli, Senin (3/8/2020) KOMPAS.COM/MEI LEANDHA ROSYANTIMusa Idhishah menjelaskan kepada wartawan soal kupon ber-barcode untuk pembagian hewan kurban di pelataran Masjid Jami Silalas di Jalan Seideli, Senin (3/8/2020)

MEDAN, KOMPAS.com - Sebelas ekor sapi dan tiga ekor kambing sumbangan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Haji Anif, Musa Idhishah alias Doddy dan bakal calon wali kota Bobby Nasution. Hewan kurban tersebut disembelih di pelataran Masjid Jami' Silalas di Jalan Seideli, Kota Medan.

Uniknya, daging kurban yang dibagikan disimpan dalam anyaman pandan berbentuk keranjang kecil. Selain itu, mereka yang berhak menerima (mustahik) diberi barcode yang wajib diberikan kepada panitia kurban untuk di-scan. Pantas saja, pembagian berlangsung tertib karena yang datang adalah mereka yang sudah terverifikasi.

"Ini juga upaya mencegah penularan Covid-19, selain membiasakan masyarakat tertib. Sistem barcode dipakai untuk menghindari kecurangan seperti dua kali pengambilan," kata Doddy kepada wartawan, Senin (3/8/2020).

Baca juga: Ini Motif YouTuber Edi Putra Buat Video Prank Daging Kurban Isi Sampah

Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dilakukan dengan ketat. Warga yang masuk ke areal pengambilan daging harus diperiksa suhu tubuhnya, mencuci tangan serta wajib menjaga jarak.

"Yang datang tak pakai masker, kita suruh pulang," sambungnya.

Soal kupon ber-barcode, adik kandung Musa Rajekshah ini menjelaskan, setiap calon penerima kurban yang dipilih sebelum "hari H" menyerahkan foto copy KTP kepada kepala lingkungan. Selanjutnya, data diinput dalam data base, baru keluar kupon dengan barcode. Kupon diantar dari rumah ke rumah untuk memastikan datanya valid. 

Baca juga: Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Kamerawan YouTuber Edo Putra Masuk DPO

Tahun depan, saat pembagian daging kurban kembali, panitia tinggal membuka data di komputer saja. Pendataan lanjutan hanya dilakukan ketika ada penambahan, perpindahan penduduk, atau meninggal dunia. Sistem ini meminimalisir pemalsuan karena kelihatan di layar scaner dan tidak mungkin terjadi double data. 

"Tahun depan kita ajak beberapa masjid, kita buat pelatihan dan kita berikan sistemnya, pelan-pelan kita buat penyeragaman di Kota Medan," pungkas Doddy.

Ketua Panitia Haji Zerman menambahkan, sistem barcode baru pertama kali dilakukan Masjid Jami' Silalas. Idenya datang dari inisiatif Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Musa Idhishah. Sistem ini pernah dilakukan di Masjid Agung. 

"Pengalaman ini akan kami bagikan ke masjid-masjid lain," kata Zerman.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temukan Wanita Pingsan di Pinggir Sungai, Bukannya Ditolong Malah Diperkosa 5 Pria

Temukan Wanita Pingsan di Pinggir Sungai, Bukannya Ditolong Malah Diperkosa 5 Pria

Regional
3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Layanan IGD RS Abdul Manap Jambi Ditutup

3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Layanan IGD RS Abdul Manap Jambi Ditutup

Regional
Bupati Serang dan Pandeglang Cuti Kampanye, Wagub Banten Tunjuk 2 Pjs

Bupati Serang dan Pandeglang Cuti Kampanye, Wagub Banten Tunjuk 2 Pjs

Regional
Ketua PN Lubuk Basung Sumbar Meninggal karena Tenggelam di Kolam Renang

Ketua PN Lubuk Basung Sumbar Meninggal karena Tenggelam di Kolam Renang

Regional
Kasus Positif Covid-19 di Riau Bertambah 263 dan Sembuh 195 Orang

Kasus Positif Covid-19 di Riau Bertambah 263 dan Sembuh 195 Orang

Regional
Sekda Bener Meriah dan Istrinya Positif Covid-19, Jalani Karantina Mandiri

Sekda Bener Meriah dan Istrinya Positif Covid-19, Jalani Karantina Mandiri

Regional
Seorang Wanita Tewas usai Diperkosa 5 Pria di Pinggir Sungai

Seorang Wanita Tewas usai Diperkosa 5 Pria di Pinggir Sungai

Regional
Menangis dan Celana Berlumuran Darah Saat Tiba di Rumah, Bocah SD Ini Mengaku Dicabuli Tetangga

Menangis dan Celana Berlumuran Darah Saat Tiba di Rumah, Bocah SD Ini Mengaku Dicabuli Tetangga

Regional
Gegara Kata 'Nyawiji', Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Wonogiri Gagal

Gegara Kata "Nyawiji", Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Wonogiri Gagal

Regional
Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Mulai Lakukan Tes Swab di Pondok Pesantren

Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Mulai Lakukan Tes Swab di Pondok Pesantren

Regional
Seorang ASN Kesbangpol Kudus Positif Covid-19, Sempat Ikut Rapat di Kantor

Seorang ASN Kesbangpol Kudus Positif Covid-19, Sempat Ikut Rapat di Kantor

Regional
Sekolah Tatap Muka Masuk Tahap Finalisasi, Risma: Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Sekolah Tatap Muka Masuk Tahap Finalisasi, Risma: Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Regional
Kemudi Rusak, Truk Tangki Tabrak Rumah di Pelalawan, Bocah 11 Tahun Tewas

Kemudi Rusak, Truk Tangki Tabrak Rumah di Pelalawan, Bocah 11 Tahun Tewas

Regional
Detik-detik Truk Tangki Tabrak Rumah di Jalintim Riau yang Mengakibatkan 1 Orang Tewas, 2 Luka-luka

Detik-detik Truk Tangki Tabrak Rumah di Jalintim Riau yang Mengakibatkan 1 Orang Tewas, 2 Luka-luka

Regional
Kabur dari Rumah Sakit, Pasien Covid-19 Meninggal di Rumahnya 2 Hari Kemudian

Kabur dari Rumah Sakit, Pasien Covid-19 Meninggal di Rumahnya 2 Hari Kemudian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X