Semua Santri Pondok Sempon Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Kompas.com - 03/08/2020, 20:12 WIB
SEMPROT—Petugas BPBD Kabupaten Wonogiri dan PMI Wonogiri menyemprot disenfektan Pondok Sempon menyusul banyaknya santri yang terkonfirmasi positif Covid-19. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWISEMPROT—Petugas BPBD Kabupaten Wonogiri dan PMI Wonogiri menyemprot disenfektan Pondok Sempon menyusul banyaknya santri yang terkonfirmasi positif Covid-19.

WONOGIRI, KOMPAS.com- Sebanyak 36 santri di Pondok Pesantren Sempon Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, yang positif covid-19 sudah dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi mandiri hingga dua minggu.

Tidak hanya itu pengasuh pondok bersama istri dan keluarganya pun sudah dinyatakan sembuh.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo menyatakan seluruh penghuni pondok Sempon yang dinyatakan positif sudah sembuh setelah hasil uji swab menunjukkan hasil negatif.

Baca juga: Jumlah Santri Positif Covid-19 di Ponpes Sempon Wonogiri Membengkak, 27 Pengasuh Dikumpulkan

Kendati demikian, penghuni pondok belum diperbolehkan keluar hingga kasus Covid-19 di klaster itu dinyatakan selesai.

“Semua santri memang sudah sembuh semua. Tetapi mereka belum boleh buka,” ujar Jekek sapaan akrab Joko Sutopo, dihubungi Kompas.com, Senin (3/8/2020) malam

Menurut Jekek, saat ini Satgas Covid-19 masih terus berupaya memutus mata rantai penularan klaster Pondok Sempon.

Untuk itu diminta masyarakat proaktif melapor diri ke puskesmas terdekat bila pernah berkontak dengan pihak pondok.

“Mereka tetap belum boleh dibuka. Kami masih mengembangkan tracing-nya karen bagi kami ini klaster baru,” jelas Jekek.

Baca juga: Pulang dari Demak, Pengasuh Pondok Pesantren di Wonogiri Terinfeksi Covid-19

Jekek mengatakan Pemkab Wonogiri harus hati-hati dalam menyatakan kasus Covid-19 klaster Pondok Sempon sudah selesai kendati seluruh santri dan penghuni pondok sudah sembuh.

Pemerintah harus memastikan seluruh indikator pemutusan mata rantai pada satu klaster harus terpenuhi sebelum mengambil keputusan pembukaan pondok.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Regional
Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Regional
Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Regional
Marak Atraksi Topeng Monyet di Semarang, Satpol PP Gandeng Komunitas Pencinta Hewan

Marak Atraksi Topeng Monyet di Semarang, Satpol PP Gandeng Komunitas Pencinta Hewan

Regional
Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Dikritik Pukat UGM

Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Dikritik Pukat UGM

Regional
30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup

30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup

Regional
'Tiba-tiba Ada Mobil Oleng dan Menabrak Mereka, Istri Saya Langsung Meninggal'  

"Tiba-tiba Ada Mobil Oleng dan Menabrak Mereka, Istri Saya Langsung Meninggal"  

Regional
Detik-detik Keluarga Pengemis Ditabrak Mobil Saat Gelar Tikar Duduk di Pinggir Jalan

Detik-detik Keluarga Pengemis Ditabrak Mobil Saat Gelar Tikar Duduk di Pinggir Jalan

Regional
Terobos IGD Covid-19 di Bali, WNA Ini Mengamuk dan Nyaris Pukul Dokter, Ini Penyebabnya

Terobos IGD Covid-19 di Bali, WNA Ini Mengamuk dan Nyaris Pukul Dokter, Ini Penyebabnya

Regional
Diduga Kampanye Terselubung, Calon Bupati Petahana di Ogan Ilir Dilaporkan ke Bawaslu

Diduga Kampanye Terselubung, Calon Bupati Petahana di Ogan Ilir Dilaporkan ke Bawaslu

Regional
Soal Dangdutan yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Penjelasan Wali Kota ke Ganjar

Soal Dangdutan yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Penjelasan Wali Kota ke Ganjar

Regional
Adik Ratu Atut Paling Tajir pada Pilkada Serang, Ini Jumlah Harta Kekayaannya

Adik Ratu Atut Paling Tajir pada Pilkada Serang, Ini Jumlah Harta Kekayaannya

Regional
Produksi Jamu Siap Saji untuk Bertahan di Tengah Pandemi

Produksi Jamu Siap Saji untuk Bertahan di Tengah Pandemi

Regional
Kisah Syamsuddin Hilang 8 Hari di Hutan Perbatasan Malaysia, Dihantui Suara Hewan Buas, Ditemukan Lemas

Kisah Syamsuddin Hilang 8 Hari di Hutan Perbatasan Malaysia, Dihantui Suara Hewan Buas, Ditemukan Lemas

Regional
Kisah Cak In'am, Lewat Kedai Kopi Kenalkan Kebinekaan Indonesia kepada Eks Napi Terorisme

Kisah Cak In'am, Lewat Kedai Kopi Kenalkan Kebinekaan Indonesia kepada Eks Napi Terorisme

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X