Tak Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Wanita Ini Melahirkan di Mobil Patroli Polisi

Kompas.com - 03/08/2020, 19:22 WIB
Polisi membantu ibu melahirkan di atas mobil patroli di Gianyar IstimewaPolisi membantu ibu melahirkan di atas mobil patroli di Gianyar

KOMPAS.com - Seorang ibu bernama Sri Wenti Misa (22) melahirkan bayinya di mobil patroli polisi di kawasan Blahbatuh, Gianyar, Bali, pada Minggu (2/8/2020) malam.

Awalnya, Sri berboncengan dengan suaminya, Melki Kause (22) menuju Rumah Sakit Sanjiwani dari kawasan Batubulan, Gianyar.

Namun, karena Sri tidak kuat lagi, keduanya berhenti di Jalan Gajah Mada atau sebelah barat Puskesmas II Blahbatuh.

Baca juga: Kisah Ibu Melahirkan di Atas Mobil Polisi Tanpa Bantuan Medis

Empat anggota polisi dari Polsek Blahbatuh yang sedang berpatroli kemudian berhenti dan menaikkan ibu hamil tersebut ke atas patroli untuk dilarikan ke RS Sanjiwani Gianyar.

Namun, belum sampai ke rumah sakit, Sri melahirkan bayinya di mobil patroli tanpa bantuan medis.

Baca juga: Pria Asal Medan 12 Tahun Jadi TNI Gadungan, Dandim: Banyak Prajurit yang Dibohonginya

Unit patroli langsung membawa ibu dan bayinya tersebut ke Rumah Sakit Sanjiwani untuk mendapatkan penanganan medis.

"Lahirannya di atas mobil polisi, tepatnya di jembatan kembar Jalan Bypass Dharma Giri Buruan Gianyar," kata Kapolsek Blahbatuh, AKP Yoga Widyatmoko, dalam keteranga tertulis, Senin (3/8/2020).

Ibu dan bayinya dalam keadaan sehat dan kini masih dirawat di rumah sakit. (Kontributor Bali, Imam Rosidin | Editor Robertus Belarminus)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Tasikmalaya Diminta Bersiap untuk Pembebasan Lahan Tol Gedebage

Warga Tasikmalaya Diminta Bersiap untuk Pembebasan Lahan Tol Gedebage

Regional
PSBB Kota Serang Diperpanjang, Check Point Ditiadakan

PSBB Kota Serang Diperpanjang, Check Point Ditiadakan

Regional
5 Pengedar Narkotika Jaringan Lapas Jambi Ditangkap

5 Pengedar Narkotika Jaringan Lapas Jambi Ditangkap

Regional
Kapolda Papua Ungkap Kekuatan KKB di Intan Jaya dan Jumlah Senjatanya

Kapolda Papua Ungkap Kekuatan KKB di Intan Jaya dan Jumlah Senjatanya

Regional
Orangtua Siswa Positif Covid-19, 2 SMP di Toraja Utara Ditutup

Orangtua Siswa Positif Covid-19, 2 SMP di Toraja Utara Ditutup

Regional
Jadi Calon Wali Kota Solo, Kekayaan Gibran Rp 21,1 Miliar

Jadi Calon Wali Kota Solo, Kekayaan Gibran Rp 21,1 Miliar

Regional
Rektor IPB University Dinyatakan Sembuh dari Corona

Rektor IPB University Dinyatakan Sembuh dari Corona

Regional
Biarkan Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Polisi: Tak Elok Kami Naik Panggung Hentikan Paksa

Biarkan Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Polisi: Tak Elok Kami Naik Panggung Hentikan Paksa

Regional
Terjadi Lagi, Seorang Dokter di Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Terjadi Lagi, Seorang Dokter di Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Regional
Muncul Klaster Covid-19, Semua Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Muncul Klaster Covid-19, Semua Ponpes di Banyumas Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Regional
8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

Regional
Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Regional
Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Regional
Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Regional
Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X