6 Rumah Warga Amblas ke Sungai

Kompas.com - 03/08/2020, 17:31 WIB
Sebanyak enam unit rumah di Desa Blang Gunci, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara amblas ke Krueng (sungai) Keureuto, Minggu (2/8/2020). Koramil Paya BakongSebanyak enam unit rumah di Desa Blang Gunci, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara amblas ke Krueng (sungai) Keureuto, Minggu (2/8/2020).


ACEH UTARA, KOMPAS.com – Sebanyak enam unit rumah di Desa Blang Gunci, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, amblas ke Krueng (sungai) Keureuto, Minggu (2/8/2020).

Rumah itu milik Abdul Rasyid (62), Wardiah (58) dan Hadijah (58).

Akibat hal tersebut, para penghuni rumah terpaksa terpaksa tidur di teras rumah.

Baca juga: Sopir Kelelahan di Tanjakan, Wakapolres Melompat dan Ambil Kemudi

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara Amir Hamzah menyebutkan, dirinya sudah meninjau lokasi rumah yang amblas tersebut.

Menurut Amir, rumah tersebut amblas akibat erosi di Sungai Keureuto.

“Bagian dapurnya amblas semua. Hanya tersisa ruang tamu dan teras,” kata Amir saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2020).

Baca juga: Kisah Sultan, Berjalan Kaki Jualan Onde supaya Bisa Belajar Online

Dia menyebutkan, di lokasi tersebut sudah dibangun bronjong atau anyaman sebagai tanggul sungai.

Namun, arus deras sungai menghancurkan bronjong tersebut dan mengikis tanah, sehingga rumah warga di pinggir sungai menjadi amblas.

Selain itu, puluhan meter tanah warga juga amblas ke sungai.

Amir menyebutkan, dirinya sudah mendata detail kerusakan yang dialami masyarakat.

“Butuh dana besar untuk membangun bibir tanggul sungai itu. miliaran rupiah itu. Nanti kita buatkan usulan ke Pemerintah Provinsi Aceh dan pemerintah pusat, agar dibantu pembangunan tanggul sungai ini, sehingga tidak ada lagi kerugian masyarakat,” kata dia.

Apabila tidak juga ada pembangunan, warga harus dievakuasi dan mencari rumah di lokasi lainnya.

“Karena ini arus deras sungai akan mengikis tanah di sampingnya terus-menerus. Kita harap ini bisa menjadi perhatian pemerintah provinsi atau pemerintah pusat,” kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Regional
Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Regional
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Regional
Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

Regional
KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

Regional
11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

Regional
Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Regional
Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Regional
Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Regional
BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X