Kompas.com - 03/08/2020, 17:01 WIB
Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Yuliansyah. KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONKasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Yuliansyah.

SAMARINDA, KOMPAS.com – Polresta Samarinda memastikan proses hukum terhadap ORS (44), pelaku yang mencabuli anak kandung di Samarinda, Kalimantan Timur, tetap berjalan sesuai hukum positif.

Hal tersebut menyusul adanya surat permohonan penyelesaian secara hukum adat dan permintaan penangguhan penahanan pelaku oleh sejumlah orang yang mengatasnamakan organisasi masyarakat daerah.

“Intinya proses hukum sesuai prosedur,” tegas singkat Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman saat dihubungi Kompas.com, Senin (3/8/2020).

Baca juga: Ayah Perkosa Anak Kandung, Dilakukan 3 Kali Saat Istri Tak Ada di Rumah

Kasat Reskrim Kompol Yuliansyah juga demikian. Dia mengatakan pihaknya sudah menerima surat permohonan tersebut namun tak bisa dikabulkan, karena bukan ranahnya.

“Kami sudah terima surat itu (permohonan penyelesaikan menggunakan hukum adat), tapi tidak bisa. Proses hukum tetap berjalan, kami akan proses menggunakan hukum positif,” ungkap Kompol Yuliansyah, terpisah.

Yuliansyah mengatakan saat ini pelaku dalam tahanan di Mapolresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Samarinda.

Pihaknya menggunakan dua pasal menjerat pelaku yakni Pasal 46 UU RI No 23/2014 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) juncto Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukum maksimal 14 tahun.

“Pemeriksaan masih berjalan. Setelah rampung berkas kita akan limpahkan ke Kejaksaan Negeri Samarinda,” jelas dia.

Baca juga: Ayah Cabuli 2 Putri Kandungnya Sejak 2018, Terakhir Tepergok Istri

Diberitakan sebelumnya, ORS (44) mencabuli anak kandung dari istri sirinya, Sabtu (25/7/2020) malam.

Sebelum mencabuli, pelaku yang kini sudah ditetapkan tersangka mencekoki anaknya yang berusia 18 tahun tersebut dengan minuman keras.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X