1 Pelajar yang Hanyut Saat Berswafoto di Pinggir Sungai Ditemukan Tewas

Kompas.com - 03/08/2020, 07:32 WIB
BPBD bersama tim gabungan Padang Pariaman melakukan evakuasi terhadap jenazah pelajar perempuan S (9) yang tewas hanyut, Minggu (2/8/2020) di Sungai Batang Anai -BPBD bersama tim gabungan Padang Pariaman melakukan evakuasi terhadap jenazah pelajar perempuan S (9) yang tewas hanyut, Minggu (2/8/2020) di Sungai Batang Anai

PADANG, KOMPAS.com - Pelajar perempuan berinisial S (9) yang hanyut saat berswafoto di pinggir Sungai Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, ditemukan tewas, Minggu (2/8/2020).

Jenazah pelajar asal Dumai, Riau, itu ditemukan sekitar 1 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP).

"Sudah ditemukan tadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat ini, jenazah sudah dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Pasar Usang untuk divisum," kata Kepala BPBD Padang Pariaman, Budi Mulya yang dihubungi Kompas.com, Minggu.

Baca juga: Remaja yang Hilang akibat Terseret Ombak Saat Swafoto Ditemukan

Budi mengatakan, korban awalnya bersama sang kakak, GRP (11) berswafoto di tepi sungai, Sabtu (1/8/2020) pagi.

Namun naas bagi mereka, tiba-tiba air sungai pasang dan kedua korban tergelincir dan hanyut dibawa arus sungai.

Pada pencaharian hari pertama itu, sang kakak ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara adiknya, S belum ditemukan sehingga pencarian dilanjukan sejak Minggu pagi.

"Sore tadi sudah ditemukan jenazah S mengapung di sungai dalam keadaan meninggal dunia," kata Budi.

Sebelumnya diberitakan, dua orang pelajar asal Dumai, Riau dilaporkan hanyut di Sungai Batang Anai, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Sabtu (1/8/2020).

Satu korban ditemukan dalam keadaan tewas. Ia berinisial GRP (11) dengan jenis kelamin laki-laki.

Sedangkan adiknya, S (9) hilang dan masih belum ditemukan.

"Kami mendapatkan laporan adanya dua pelajar yang hanyut di Sungai Batang Anai. Satu sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan satu masih hilang," kata Kepala BPBD Padang Pariaman Budi Mulya yang dihubungi Kompas.com, Sabtu.

Budi mengatakan, kejadian berawal ketika kakak beradik itu berfoto di tepi sungai sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Tak Lagi Seram, Makam Warna-warni di Madiun Justru Jadi Ajang Swafoto

Kemudian, tiba-tiba air pasang dan kedua korban tergelincir dan hanyut dibawa air sungai.

"Keduanya datang bersama keluarga dari Dumai. Mereka singgah di Sungai Batang Anai untuk berfoto. Malang bagi kedua anak itu tergelincir dan hanyut," kata Budi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Alumnus S2 UGM Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Media Tanam Hemat Pupuk dan Irit Air

Cerita Alumnus S2 UGM Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Media Tanam Hemat Pupuk dan Irit Air

Regional
Kisah Tenun Cual Khas Bangka, Meredup karena Perang Dunia

Kisah Tenun Cual Khas Bangka, Meredup karena Perang Dunia

Regional
Mari Bantu Balita 4 Tahun yang Dianiaya secara Sadis oleh Paman dan Bibi

Mari Bantu Balita 4 Tahun yang Dianiaya secara Sadis oleh Paman dan Bibi

Regional
Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Regional
Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Regional
BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

Regional
Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Regional
Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

Regional
Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Regional
Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Regional
Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi 'Online'

Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi "Online"

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X