Kisah Ustaz Asmala Meninggal Saat Sembelih Hewan Kurban, Sempat Pimpin Shalat Idul Adha

Kompas.com - 01/08/2020, 13:45 WIB
Asmala (peci putih) saat menyembelih hewan kurban sebelum meninggal karena serangan jantung. IstimewaAsmala (peci putih) saat menyembelih hewan kurban sebelum meninggal karena serangan jantung.

SERANG, KOMPAS.com - Duka masih menyelimuti warga Kampung Kasambilan, Desa Pontang, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Banten.

Tokoh masyarakat sekaligus pimpinan majelis Taklim Daar Assabil, Asmala (52) meninggal dunia saat proses penyembelihan hewan kurban kemarin, Kamis 31 Juli 2020 pukul 09.00 WIB.

Saat kejadian, Asmala tiba-tiba terjatuh lemas dengan tangan masih memegang golok saat memotong sapi. Bahkan, proses pemotongan belum selesai.

Baca juga: Meninggal Saat Sembelih Sapi Kurban, Ustaz Asmala Disebut Punya Riwayat Jantung

Tak ada yang menyangka, Asmala meninggal saat perayaan idul adha tahun ini. Meskipun, Asmala memang mempunyai riwayat penyakit jantung.

Sebelum proses penyembelihan, Ustaz Asmala pun sempat menjadi imam salat idul adha di Masjid yang ada di tempat tinggalnya.

"Sebelum meninggal pas nyembelih itu beliau habis imami salat Id di masjid situ (Kampung Kasambilan)," kata Camat Pontang Heri Sosiawan saat berbincang dengan Kompas.com. Sabtu (1/8/2020).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Detik-detik Ustaz Asmala Wafat Saat Sembelih Sapi Kurban, Tiba-tiba Lemas, Masih Memegang Golok

Semasa hidupnya, Asmala dikenal sebagai tokoh masyarakat yang peduli dengan pendidikan agama warga sekitar.

Masyarakat pun merasa kehilangan sosok tokoh yang bisa mengayomi dan mendidik warga sekitar.

"Beliau orangnya baik, peduli sama masyarakat. Sampai dia bikin majelis taklim kan," ujar Hari.

 

Diketahui, Seorang guru ngaji bernama Asmala (58) meninggal dunia saat menyembelih hewan kurban di Kampung Kasambila, Desa Pontang, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Banten.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat 31 Juli 2020 sekitar pukul 09.00 WIB usai melaksanakan shalat Idul Adha.

Video saat Asmala terjatuh saat menyembelih hewan kurban beredar di media sosial dan viral.

Hewan kurban yang dipotongnya pun belum tuntas disembelih

Asmala terjatuh lemas dengan kondisi masih memegang golok.

Pada saat kejadian, warga tidak mengira Asmala meninggal saat memotong hewan kurban. Sebab, tidak ada tanda-tanda sedang sakit.

Namun, berdasarkan keterangan dari keluarga Asmala mempunyai riwayat penyakit jantung.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X